Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ratusan Pedagang Pasar Angke Jakbar Diwajibkan Pilah Sampah

📅 Senin, 11 Mei 2026, 15:49 WIB | Oleh:
Ratusan Pedagang Pasar Angke Jakbar Diwajibkan Pilah Sampah Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar.
Ket. Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat mengangkut sampah organik dari Pasar Angke di Jalan Stasiun Angke, RW 04, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Rabu (6/5).

JAKARTA -- Ratusan pedagang di Pasar Angke, Jalan Stasiun Angke, RW 04, Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat (Jakbar), diwajibkan untuk melakukan pemilahan sampah.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Camat Tambora Pangestu Aji Swandhanu dalam kegiatan Tambora Tertib Terpadu Aman dan Nyaman (Tampan) di kawasan pasar tersebut, Rabu.

"Tadi, sudah saya sampaikan kepada para pedagang. Karena pembuangan sampah harus dilakukan secara pemilahan, yang di mana nanti pembuangannya biar tidak semrawut, apalagi sampai menutupi jalan," ujar Pangestu.

Untuk itu, dia mewajibkan para pedagang untuk menyiapkan dua karung atau tempat sampah untuk pemilahan.

Selanjutnya, sampah yang sudah dipilah akan dikumpulkan. Lalu, pada waktu yang ditentukan, akan diangkut oleh petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat.

"Saya sudah beritahukan kepada pengelola pasar untuk sama-sama menetapkan kapan dan jam berapa pengangkutan (sampah), jadi tidak tercecer dan tidak menumpuk, dan menutupi jalan serta kepentingan lainnya," kata Pangestu.

Lebih lanjut, dia menuturkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah membuat kebijakan terkait pemilahan sampah dari sumbernya, yakni Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumber sebagai upaya memperbaiki pengelolaan sampah di Jakarta.

Kebijakan itu disertai dengan sanksi administrasi bagi warga yang tidak melakukan pemilahan sampah, pengawasan ketat petugas pengangkut, serta kewajiban dalam memilah empat jenis sampah, yakni organik, anorganik, B3 dan residu.

"Ya, itu sudah jelas. Ini, walau pun bukan lahan pemerintah DKI Jakarta, tapi kita lakukan juga karena kita mewujudkan pelayanan masyarakat. Jadi, pemilahan sampah nantinya menjadi kebiasaan kita. Ibaratnya, pemahaman dan juga cara berpikir kita untuk memilah sampah organik, anorganik, B3 dan residu," tutur Pangestu.

Sementara itu, Lurah Jembatan Lima Musrif Zabidi mengungkapkan jumlah pedagang di kawasan Pasar Angke diperkirakan sebanyak 300 pedagang, yang menempati Blok A dan Blok F, serta pedagang kaki lima di luar pasar.

"Pasar ini dikelola KJK Makindo, dengan total sekitar 205 pedagang, kemudian pedagang yang di bagian tengah jalan sekitar 100 pedagang," ungkap Musrif.

Terkait gerakan pemilahan sampah, dia pun telah memberikan sosialisasi kepada pihak-pihak RW terkait.

"Pekan lalu, kami sudah mengundang para ketua RW untuk memberikan sosialisasi gerakan pemilahan sampah rumah tangga. Setelah itu, tugas RW memberikan informasi, edukasi dan pemahaman kepada warga untuk mulai melakukan pemilahan sampah," imbuh Musrif. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.