Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Kritik Aturan Audit Cucu Perusahaan BUMN: “Peraturan dari Mana Ini?”

📅 Kamis, 12 Mar 2026, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prabowo Kritik Aturan Audit Cucu Perusahaan BUMN: “Peraturan dari Mana Ini?” Doc: Antara
Ket. Presiden Prabowo Subianto memberi sambutan saat menghadiri tasyakuran HUT Ke-1 Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu (11/3).

Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengkritik adanya aturan yang menghambat audit untuk cucu perusahaan BUMN, sementara BUMN sebagai perusahaan induknya dapat diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Di hadapan para pejabat negara dan petinggi Danantara, Presiden Prabowo kemudian juga mengungkap rasa herannya ada satu entitas perusahaan negara yang memiliki total ratusan anak perusahaan dan cucu perusahaan.

"Saya kaget, Pertamina punya 200 anak dan cucu perusahaan, dan aneh lagi, ada peraturan-peraturan yang lebih aneh lagi, kalau BUMN boleh diaudit oleh negara, katanya kalau cucu perusahaan (BUMN) ndak boleh diaudit. Peraturan dari mana ini?" ujar Presiden Prabowo saat memberikan arahan-arahan dalam acara HUT Ke-1 Badan Pengelola Investasi Danantara di Wisma Danantara, Jakarta, Rabu.

Oleh karena itu, Presiden meyakini konsolidasi BUMN melalui Danantara menjadi keputusan yang tepat agar mencegah adanya penyimpangan-penyimpangan dan potensi kebocoran kekayaan negara.

"Premis kita ternyata bener. Konsolidasi satu manajemen dengan rasional, dengan standar-standar terbaik dunia, return on asset saya terima di atas 300 persen," ujar Presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan pendapatnya mengenai tata kelola perusahaan yang baik bersumber pada hati yang bersih.

"Saya yakin dan percaya, kunci dari manajemen yang baik adalah di hati, di jiwa," kata Presiden Prabowo kepada jajarannya terutama yang duduk sebagai petinggi-petinggi Danantara.

Presiden juga mengingatkan capaian yang telah ditorehkan oleh Danantara dalam periode satu tahun terakhir masih belum cukup.

"Ini masih jauh dari sasaran kita. Perusahaan yang baik, return on asset harusnya minimal 10 persen. Kalau yang bagus 12 persen, yang hebat 15 persen. Kita harus memiliki target yang bagus, yaitu 10 persen. Tetapi, kita mengerti bahwa itu mungkin dalam tahun-tahun pertama belum bisa kita capai," kata Prabowo.

Presiden melanjutkan jika return on asset Danantara ditargetkan 5 persen, maka Danantara, menurut Presiden, harus menyetor setidaknya 50 miliar dolar AS per tahun ke negara.

"50 miliar dolar adalah -- Mensesneg berapa? Berapa? Rp800 triliun. Jadi, pimpinan Danantara, sasaranmu masih jauh," sambung Presiden Prabowo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.