Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polda Sultra Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi Isu Penculikan Anak

📅 Sabtu, 28 Jan 2023, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polda Sultra Minta Warga Tak Mudah Terprovokasi Isu Penculikan Anak Doc: ANTARA/HO-Humas Polda Sultra.
Ket. Polda Sultra minta warga tidak mudah terprovokasi soal isu penculikan anak, saat memaksakan Jumat Curhat, di Kendari, Sulawesi Tenggara, Jumat (27/1/2023).

Kendari - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi terkait dugaan maraknya penculikan anak yang akhir-akhir ini menjadi isu meresahkan di tengah masyarakat termasuk di Kota Kendari.

Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto dalam keterangan tertulis Humas Polda Sultra diterima di Kendari, Jumat, mengatakan bahwa masyarakat perlu mengetahui jika informasi terkait penculikan anak khusus di wilayah tersebut merupakan informasi bohong.

"Bukan kelompok penculikan anak, jadi masyarakat diharapkan agar tidak terprovokasi dengan adanya berita hoaks," kata Irjen Teguh menanggapi pertanyaan warga saat melakukan Program Jumat Curhat.

Kapolda Sultra Irjen Pol Teguh Pristiwanto didampingi PJUpolda setempat kembali melaksanakan kegiatan Jumat Curhat bersama masyarakat dan komunitasoff roaddi Kota Kendari.

Kapolda menerangkan kepada peserta Program Jumat Curhat bahwa terkait beberapa informasi penculikan anak di wilayah hukum Polda Sultra belum ada kejadian yang benar-benar merupakan penculikan anak.

Dia menyebut, penyebar hoaks terkait penculikan anak itu telah diamankan oleh pihaknya, salah satunya di Kabupaten Konawe, dimana ada sekelompok anak muda dengan sengaja membuat berita daftar pencarian orang (DPO) penculikan anak dengan mencantumkan foto rekan-rekannya kemudian diunggah di media sosial.

"Padahal setelah diamankan dan dimintai keterangan, kelompok pemuda tersebut hanya sekadar iseng atauprank," katanya pula.

Kemudian kejadian informasi penculikan anak di Kabupaten Muna Barat merupakan miskomunikasi antara pihak keluarga anak dengan warga sekitar. Berikutnya kejadian penculikan anak di wilayah hukum Polresta Kendari yang telah berhasil diungkap juga merupakan masalah keluarga.

Kapolda juga menyampaikan, terkait dengan maraknya geng motor yang kumpul pada malam hari, pihak kepolisian telah melaksanakan patroli skala besar terutama di malam hari atau jam rawan terjadinya potensi kriminalitas jalanan dengan sasaran geng motor dan aksi balap liar.

"Kalau kami temukan langsung dibubarkan, jika ditemukan hal-hal yang mengarah ke tindak pidana seperti halnya ditemukan senjata tajam, narkoba dan lain lain, maka langsung diamankan," kataIrjen Teguh Pristiwanto.

Dalam Jumat Curhat tersebut, salah seorang warga bernama Simon menanyakan kepada Kapolda Sultra terkait dengan bagaimana langkah-langkah pihak kepolisian mengenai maraknya informasi penculikan anak yang sempat membuat keresahan di masyarakat.

Selain itu, masyarakat lain yang mengikuti Jumat Curhat juga menanyakan tindakan kepolisian mengenai gerombolan geng motor di Kota Kendari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.