Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kaltim Ngebut Hadirkan Listrik Surya untuk Desa Terpencil

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kaltim Ngebut Hadirkan Listrik Surya untuk Desa Terpencil Doc: ANTARA/ HO-Suryanesia
Ket. Ilustrasi - PLTS atap.

SAMARINDA – Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) menawarkan sumber energi bersih yang tak terbatas, mengurangi ketergantungan pada energi fosil, menghemat biaya listrik jangka panjang, dan membantu mencapai target keberlanjutan lingkungan dengan menurunkan emisi gas rumah kaca, menjadikannya solusi vital untuk kemandirian energi dan kelestarian planet.

PLTS Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca atau polusi udara selama operasi, sehingga meningkatkan kualitas udara dan menjaga kesehatan manusia.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan terwujudnya kemandirian energi bagi masyarakat di wilayah terpencil dan pelosok Kabupaten Mahakam Ulu melalui pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat.

"Kami telah meninjau langsung ke lokasi untuk memastikan sistem pembangkit berfungsi andal dan mampu memenuhi kebutuhan listrik masyarakat desa secara berkelanjutan," kata Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltim Bambang Arwanto di Samarinda, Kamis (8/1).

Dinas ESDM Kaltim baru saja merampungkan kegiatan monitoring dan evaluasi teknis terhadap infrastruktur energi baru terbarukan tersebut di Desa Batoq Kelo, Kabupaten Mahakam Ulu.

Infrastruktur pembangkit ramah lingkungan ini dibangun dengan kapasitas terpasang sebesar 60,8 kWp yang didukung oleh inverter berkapasitas 50 kW.

"Guna menjamin ketersediaan pasokan listrik yang stabil selama 24 jam, sistem PLTS ini dilengkapi dengan baterai penyimpanan daya berkapasitas 576 kWh," jelasnya.

Bambang menjelaskan sistem tersebut dirancang secara presisi untuk menghasilkan produksi energi harian rata-rata sebesar 243 kWh.

Jumlah produksi energi tersebut dipastikan surplus karena melampaui rata-rata kebutuhan energi harian masyarakat setempat yang tercatat sebesar 85 kWh.

"Saat ini, energi listrik yang dihasilkan telah dimanfaatkan untuk melayani 107 sambungan listrik yang terdiri dari rumah tinggal warga dan berbagai fasilitas umum desa," papar Bambang.

Selain kebutuhan rumah tangga, lanjut dia, kehadiran PLTS ini juga mendukung aspek keamanan desa melalui pengoperasian 45 unit Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menerangi jalanan kampung.

Tetua Kampung Batoq Kelo Antonius Legiu mengungkapkan rasa syukurnya karena warga kini tidak lagi harus hidup dalam keterbatasan cahaya seperti masa lalu.

"Awalnya di desa kami penerangan sebagian hanya menggunakan generator dan sebagian lagi hanya dengan lampu tembok, namun sekarang kami bisa menikmati listrik melalui PLTS Terpusat," ujar Antonius.

Ia berharap ketersediaan energi listrik yang stabil ini dapat menjadi pembuka jalan bagi masuknya fasilitas kebutuhan dasar lain yang belum memadai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.