Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pencak Silat Tradisi, Seni Bela Diri yang Menyatukan Keragaman Budaya Nusantara

📅 Senin, 17 Nov 2025, 11:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pencak Silat Tradisi, Seni Bela Diri yang Menyatukan Keragaman Budaya Nusantara Doc: Antara Foto
Ket. Menteri Kebudayaan, Fadli Zon apresiasai penyelenggaraan faestival pencak silat.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon mengatakan bahwa kegiatan Festival Pencak Silat Tradisi se-Jabodetabek bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan kegiatan yang dapat menghidupkan kembali semangat kebersamaan serta identitas bangsa.

“Kita memiliki Dana Indonesiana, Dana Abadi Kebudayaan yang dapat diakses oleh komunitas untuk kegiatan seperti ini. Bila direncanakan sejak awal tahun, kita bisa membuat festival yang lebih besar dan lebih meriah, didukung pula oleh sponsor, CSR, dan berbagai pihak lainnya,” kata Fadli Zon melalui keterangan resminya di Jakarta, Senin.

Festival yang mengangkat tema “Pencak Silat Tradisi, Merajut Budaya Nusantara, Berbalut Bhinneka Tunggal Ika,” ini dilaksanakan 15 November 2025 diprakarsai oleh Pesilat Tradisi Indonesia Raya (PETIRA) diikuti ratusan pesilat dari 48 perguruan dan sanggar Pencak Silat tradisi se-Jabodetabek dan Banten.

Kegiatan positif ini juga dimanfaatkan oleh para pesilat untuk menjadi ruang pertemuan budaya yang mempertautkan berbagai aliran Pencak Silat tradisi dari wilayah Jabodetabek dan Banten.

Fadli zon menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan amanat konstitusi, bahwa negara wajib memajukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia seperti yang tertuang dalam amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, serta Peraturan Pemerintah Nomor 87 Tahun 2021 tentang Pelindungan dan Pengembangan Kebudayaan Nasional.

“Mari kita terus menjaga semangat, melestarikan budaya, dan memastikan Pencak Silat semakin hadir dan dikenal di tengah peradaban dunia. Selain melestarikan pakem-pakem lama, kita juga perlu menciptakan inovasi baru yang tetap berakar pada tradisi,” jelas dia.

Festival Pencak Silat Tradisi se-Jabodetabek dan Banten  berhasil menjadi wadah bagi para pesilat tradisi, seniman, dan masyarakat dari berbagai daerah untuk memperkokoh persaudaraan dalam bingkai kebhinekaan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda dan masyarakat luas untuk menumbuhkan kecintaan terhadap budaya bangsa, memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika, serta menjadikan Pencak Silat sebagai perekat harmoni di tengah keberagaman Nusantara.

Festival ini bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai luhur Pencak Silat sebagai warisan budaya takbenda Indonesia, pengasahan kemampuan para pesilat dalam keselarasan wiraga, wirasa, dan wirama, serta penguatan rasa kebersamaan lintas daerah untuk meneguhkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Melalui festival ini juga diharapkan dapat mendorong regenerasi pesilat muda agar tradisi Pencak Silat tetap hidup dan terus berkembang di masa depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.