Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penajam Usul Bantuan Infrastruktur Pertanian Ke Pemerintah Pusat

📅 Senin, 08 Sep 2025, 03:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penajam Usul Bantuan  Infrastruktur Pertanian Ke Pemerintah Pusat Doc: Antara
Ket. Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur Mudyat Noor .

PENAJAM PASER UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), mengusulkan bantuan infrastruktur pertanian kepada pemerintah pusat untuk percepatan swasembada pangan dan mendukung program nasional.

“Pemerintah kabupaten meminta bantuan pemerintah pusat untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur pertanian,” ujar Bupati Penajam Paser Utara Mudyat Noor ketika ditanya menyangkut infrastruktur pertanian di Penajam, beberapa hari lalu.

“Dokumen perencanaan infrastruktur pertanian sedang disusun dan diusulkan kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU),” tambahnya.

Dokumen perencanaan salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan bantuan pembangunan dari pemerintah pusat, kondisi anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Penajam Paser Utara masih terbatas membiayai kebutuhan program dan kegiatan pembangunan.

APBD murni Kabupaten Penajam Paser Utara lebih kurang 2,8 triliun rupiah, dan diproyeksikan APBD Perubahan 2025 menurun menjadi sekitar 2,4 triliun rupiah.

Pendapatan pemerintah kabupaten masih mengandalkan dana perimbangan atau DBH (dana bagi hasil) minyak dan gas bumi, jelas dia, serta dana transfer pemerintah pusat.

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengumumkan dalam rancangan anggaran pendapatan belanja negara (APBN) 2026 melakukan pemangkasan anggaran untuk kementerian dan lembaga negara lainnya serta dana transfer daerah.

“Sehingga diproyeksikan APBD 2026 Kabupaten Penajam Paser Utara juga menurun menjadi sekitar Rp2 triliun. Pemerintah pusat diharapkan dapat mengakomodir usulan infrastruktur pendukung sektor pertanian itu,” ucapnya.

Infrastruktur pendukung pertanian sejalan dengan program Astacita dalam percepatan swasembada pangan nasional, serta mendukung pemenuhan kebutuhan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jalan usaha tani dibutuhkan untuk mempermudah mobilitas hasil panen petani, serta infrastruktur irigasi pertanian dan embung dibutuhkan untuk mendukung ketahanan pangan, demikian Mudyat Noor.

Pemerintah pusat memberikan “lampu hijau” atau sinyal positif kepada Pemkab Penajam Paser Utara, terkait usulan sejumlah bantuan pembangunan di kabupaten mitra IKN itu. “Pemerintah pusat merespon positif usulan yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Wida Nurfaida ketika audiensi bersama Pemkab Penajam Paser Utara.

Kementerian PU bakal menindaklanjuti usulan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bersama unit teknis di tingkat balai wilayah untuk bidang jalan maupun sumber daya air. “Pemerintah kabupaten harus menyiapkan dokumen pendukung lengkap sebagai dasar usulan ke tingkat kementerian,” katanya. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

35 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.