Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov Papua Barat Distribusikan 62,6 Ton Beras Cadangan Pangan

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 10:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Papua Barat Distribusikan 62,6 Ton Beras Cadangan Pangan Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, menyerahkan bantuan pangan kepada masyarakat asli Papua di Manokwari.

MANOKWARI – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mendistribusikan sebanyak 62,6 ton beras cadangan pangan masyarakat untuk enam kabupaten, yaitu Kaimana, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak, dan Manokwari Selatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua Barat, Lasarus Ullo, di Manokwari, Selasa (14/10), mengatakan penentuan alokasi beras cadangan pangan disesuaikan dengan jumlah penduduk masing-masing kabupaten.

Kaimana mendapatkan 7,8 ton beras cadangan pangan masyarakat, Teluk Wondama sebanyak 4 ton beras, Manokwari Selatan 3,4 ton beras, Teluk Bintuni 3,1 ton beras, dan Fakfak memperoleh 3 ton beras.

"Sisanya disimpan sebagai cadangan pangan provinsi untuk digunakan dalam situasi tertentu, seperti bencana alam, program stunting, dan kestabilan harga," kata Ullo.

Selain itu, Ullo menyebut pihaknya juga sudah menyalurkan 2 ton beras cadangan pangan kepada empat lembaga pendidikan menengah, pendidikan tinggi serta pondok pesantren di Kabupaten Manokwari.

Penyaluran bantuan tersebut sejalan dengan upaya mengoptimalkan pelaksanaan program Papua Barat Produktif yang merupakan salah satu dari tiga program unggulan Gubernur Dominggus Mandacan.

"Penerimanya itu SMP Katolik Villanova, SMA Taruna Kasuari Nusantara, Kampus STT Erikson-Tritt, dan Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Janah," ujarnya pula.

Menurut dia, program bantuan pangan tidak hanya dalam bentuk beras, tetapi berupa 1.050 paket sembako senilai Rp1,873 miliar untuk masyarakat yang tersebar di tujuh kabupaten se-Papua Barat.

Kabupaten Manokwari, Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, dan Teluk Bintuni masing-masing mendapatkan 200 paket sembako. Sedangkan Teluk Wondama, Kaimana, dan Fakfak menerima 250 paket.

"Kami juga sudah salurkan lima unit booth kontainer UMKM pangan lokal untuk Manokwari, Pegunungan Arfak, dan Teluk Wondama. Nilai booth seluruhnya Rp160 juta," kata Ullo lagi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.