Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Kediri Beri Alat Bantu untuk Warga Disabilitas

📅 Selasa, 08 Jul 2025, 17:40 WIB | Oleh:
Pemkot Kediri Beri Alat Bantu untuk Warga Disabilitas Doc: ANTARA/HO-Pemkot Kediri
Ket. Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati (berkerudung baju cokelat) tinjau pemberian bantuan untuk warga disabilitas di Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (8/7).

KEDIRI - Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, memberikan alat bantu mobilitas dan biaya hidup bagi warga disabilitas di kota ini.

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati mengemukakan bantuan yang diberikan oleh pemkot ini sebagai bentuk wujud hadirnya Pemerintah Kota Kediri dalam mendengar, menampung aspirasi, dan memberikan solusi pada masyarakat.

"Hari ini kami berkunjung ke rumah beberapa warga untuk menyerahkan bantuan. Semoga ini bermanfaat bagi penerima. Kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial silahkan disampaikan kepada tim reaksi cepat (TRC) kelurahan untuk diteruskan ke dinsos dan ditindaklanjuti," katanya di Kediri, Selasa.

Pihaknya mengungkapkan bantuan yang diberikan ini berupa bantuan biaya hidup, sepatu KAFO, dan kursi roda multiguna 3 in 1.

Untuk bantuan berupa sepatu Knee-Ankle-Foot Orthosis (KAFO) kepada Erika, warga Kelurahan Ngletih, Kota Kediri. Erika kesulitan berjalan karena sakit. Sejak usia enam bulan Erika sering mengalami kejang. Oleh dokter, ia divonis mengalami celebral palsy.

Wali kota mengatakan untuk sekolah Erika, pihaknya telah menginstruksikan Dinsos Kota Kediri untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Kediri.

Apabila melihat kondisi Erika, yang bersangkutan mungkin dapat masuk di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang waktunya lebih fleksibel tidak seperti sekolah formal. Di PKBM menawarkan pendekatan yang lebih terbuka dan disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik.

"Sebenarnya Erika ini bisa bersekolah di sekolah formal, namun karena suasana hatinya mudah berubah jadi kadang mau sekolah kadang juga tidak mau. Kalau di PKBM ini kan lebih fleksibel tidak harus setiap hari. Harapannya dengan PKBM Erika bisa kembali melanjutkan sekolahnya," kata wali kota.

Kepala Dinas Sosial Paulus Luhur menambahkan bantuan sosial yang diberikan ini adalah bantuan sosial yang sifatnya tidak direncanakan. Bantuan ini diperuntukkan bagi warga Kota Kediri yang membutuhkan bantuan mendesak. Teknisnya, warga berkirim surat kepada Wali Kota Kediri.

Ia menambahkan bantuan berupa alat bantu untuk disabilitas maupun bantuan biaya hidup, nantinya dari Dinas Sosial Kota Kediri akan melakukan asesmen dan survei lapangan.

Menurut dia, hal ini untuk memastikan bahwa warga yang mengajukan ini benar-benar layak menerima bantuan.

Ia menyebut untuk tahap ini ada 44 orang penerima, 14 orang menerima bantuan alat bantu disabilitas dan 30 orang menerima bantuan biaya hidup.

"Bagi masyarakat yang membutuhkan silahkan datang ke kelurahan di sana ada blankonya. Nanti dari kelurahan akan diteruskan kepada Mbak Wali dan nanti akan turun ke kami untuk asesmen dan survei," kata Paulus Luhur.

Sementara itu, ibu Erika, Riyanti mengatakan anaknya itu rutin menjalani terapi. Seharusnya saat ini Erika duduk di bangku kelas 2 sekolah dasar. Namun, anaknya tidak mau pergi ke sekolah, karena suasana hati yang tidak stabil atau fluktuasi suasana hati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

49 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.