Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Lombok Timur Tetapkam Status Siaga Bencana

📅 Rabu, 03 Des 2025, 12:24 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Lombok Timur Tetapkam Status Siaga Bencana Doc: ANTARA
Ket. Bupati Lombok Timur, Provinsi NTB Haerul Warisin di Lombok Timur, Rabu (03/12/2025).

LOMBOK TIMUR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menetapkan status siaga bencana sebagai bentuk antisipasi menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi pada musim hujan 2025/2026.

"Kegiatan apel siaga bencana ini bukan sebatas seremonial, tetapi sebagai langkah pencegahan dan tidak lengah, sehingga kesiapsiagaan dilakukan dengan melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel dan peralatan," kata Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, saat apel siaga bencana di Lombok Timur, Rabu (03/12).

Ia mengatakan wilayah Kabupaten Lombok Timur merupakan daerah yang sangat rentan terhadap bencana, karena berada dalam indeks risiko dengan 11 jenis ancaman bencana.

Ancaman bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan cuaca ekstrem, telah terbukti membawa dampak signifikan.

"Kerugian material akibat bencana di Lombok Timur setiap tahunnya berada di atas Rp9 miliar," katanya.

Ia mengatakan bencana saat ini tengah melanda beberapa provinsi di Aceh dan Pulau Sumatera, serta mengakibatkan korban jiwa maupun kerugian material yang begitu banyak.

"Bahkan di wilayah kita sendiri, banjir baru-baru ini telah menerjang Desa Pringgabaya hingga Perigi, yang mengakibatkan kerugian termasuk putusnya jembatan yang vital," katanya.

Menanggapi rilis potensi cuaca ekstrem dari BMKG, Bupati Haerul menginstruksikan agar kesiapsiagaan harus ditingkatkan tidak hanya dalam aspek respons, tetapi juga mitigasi aktif.

Ia menekankan beberapa poin kunci antara lain peningkatan kapasitas internal serta menggelar simulasi berkala untuk memastikan petugas mampu menggunakan peralatan sesuai SOP.

"Seperti validasi dokumen dengan memastikan SOP dan sistem peringatan dini valid dan dapat diimplementasikan cepat di lapangan," katanya.

Ia mengatakan optimalisasi keterlibatan masyarakat dengan terus mendorong partisipasi aktif relawan dan komunitas dalam mitigasi bencana, serta sinergi dan kolaborasi untuk memperkuat gotong royong antar-instansi untuk penanganan bencana yang efektif dan bebas hoaks.

Secara spesifik, Bupati Haerul juga menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perhubungan, dan BPBD untuk segera bergerak melakukan penebangan atau pengurangan ranting pohon yang berpotensi tumbang dan menimbulkan bencana.

"Mari jadikan apel gelar pasukan ini sebagai komitmen bersama. Ingatlah, kesiapsiagaan merupakan investasi untuk mengurangi risiko," katanya.

Apel yang dihadiri pula oleh Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Mataram, dan berbagai instansi pendukung ini diakhiri dengan pemeriksaan pasukan dan peralatan sebagai simbol dimulainya masa siaga daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

33 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.