Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peluncuran Buku Antologi Cerpen Berisi 90 Judul Cerpen Karya Pelajar dan Umum

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 22:35 WIB | Oleh:
Peluncuran Buku Antologi Cerpen Berisi 90 Judul Cerpen Karya Pelajar dan Umum Doc: Antara
Ket. Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan meluncurkan buku antologi cerita pendek bertema "Kampungku dan Kota Semarang", di Semarang, Rabu (12/11/2025).

Semarang - Pemerintah Kota Semarang meluncurkan buku antologi cerita pendek (cerpen) bertema "Kampungku dan Kota Semarang" berisi 90 judul cerpen karya para pelajar dan umum.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Semarang Bambang Suranggono, di Semarang, Rabu, menjelaskan bahwa peluncuran buku antologi cerpen merupakan bagian peringatan Hari Literasi.

Menurut dia, program tersebut diawali dengan workshop selama seminggu dan lomba penulisan cerpen yang diikuti sekitar 2.000 orang, baik daring maupun luring.

Peserta terdiri dari pelajar SD, SMP, SMA, mahasiswa, dan masyarakat umum yang kemudian mengirimkan karyanya sehingga ada ribuan karya yang masuk.

Dari ribuan karya yang masuk, kata dia, dipilih oleh juri sebanyak 90 cerpen terbaik yang kemudian dibukukan menjadi tiga antologi terpisah untuk kategori SD, SMP, dan SMA/umum.

Ia mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan arahan langsung dari Wali Kota Semarang agar Hari Literasi tahun ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata.

"Pesan Ibu Wali jelas, literasi tidak boleh berhenti di membaca dan menulis saja. Literasi harus mampu membentuk masyarakat yang 'literate', yaitu masyarakat yang memiliki pengetahuan dan pemahaman untuk bertindak dengan benar," katanya.

Kemampuan literasi, kata dia, harus di bangun sejak usia dini sehingga melalui lomba menulis cerpen, anak-anak SD dan SMP di ajak mengenal lingkungannya lewat tema "Kampungku".

Sedangkan bagi siswa SMA hingga masyarakat umum, temanya adalah "Kota Semarang", dengan fokus pada kemampuan menganalisis dan berkarya berdasarkan pengetahuan yang dimiliki.

"Anak SD-SMP itu belajar mengenal lingkungan, sementara siswa SMA sudah bisa mengaitkan ide dengan potensi nyata, misalnya yang ada di kotanya," katanya.

Bambang mencontohkan ada yang menulis soal kopi, padahal Kota Semarang bukan daerah penghasil kopi, tetapi bisa dikembangkan secara kreatif dengan banyaknya kafe dan barista.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Semarang juga memberikan penghargaan dengan total nilai Rp194 juta bagi para pemenang dari tiga kategori tersebut.

Kegiatan itu mulai menarik perhatian berbagai pihak, termasuk Bank Indonesia dan sejumlah lembaga pendidikan yang diharapkan membuat kegiatan literasi di Semarang berkelanjutan tanpa bergantung penuh pada dana APBD.

Dukungan atas program itui juga datang dari Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Mualim yang mengapresiasi langkah Dinas Arpus yang dinilai berhasil menumbuhkan semangat menulis dan kecintaan terhadap potensi daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

59 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.