Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pabrik Baterai Mobil Listrik Dibangun di Bekasi

📅 Jumat, 02 Jun 2023, 11:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pabrik Baterai Mobil Listrik Dibangun di Bekasi Doc: ISTIMEWA

BEKASI - Pabrik baterai mobil listrik Hyundai Energy Indonesia resmi dibangun di kawasan industri Greenland International Industrial Center (GIIC) Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, ditandai peletakan batu pertama pembangunan.

Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan mengapresiasi Hyundai Energy Indonesia yang menjadikan Kabupaten Bekasi sebagai lokasi investasi pembangunan sebuah pabrik yang memproduksi baterai untuk kendaraan listrik tersebut.

Dia mendukung penggunaan kendaraan listrik sebagai salah satu solusi mengurangi emisi gas rumah kaca, sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim. "Semoga bisa lebih baik dalam menjaga kelestarian alam, khususnya di Kabupaten Bekasi," ujarnya di Cikarang, Rabu (31/5).

Dani berharap pabrik baru ini menjadi penggerak perkembangan industri otomotif yang inovatif dan dapat memberikan dampak positif pada lingkungan sekitar. Selain itu, juga sebagai solusi persoalan keterbatasan bahan bakar minyak (BBM).

Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil yang juga hadir secara langsung mengatakan, dengan dibangunnya Hyundai Energy Indonesia, diharapkan dapat memproduksi bus listrik sebagai transportasi umum bagi masyarakat Indonesia. "Di sisi pemerintah, kami berharap Hyundai dapat memproduksi bus listrik, karena masyarakat tidak hanya membutuhkan mobil pribadi tapi juga transportasi umum," katanya.

Rantai Pasok

Presiden Hyundai Motor Asean HQs Lee Youngtack menjelaskan pabrik ini memegang peranan penting dalam melengkapi rantai pasok kendaraan listrik di Indonesia. Saat ini Hyundai melakukan berbagai upaya di seluruh ekosistem kendaraan listrik untuk berkontribusi terhadap lingkungan dan transisi energi.

Pihaknya mengaku akan memproduksi baterai secara massal dan menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi baterai di Asean pada masa yang akan datang. "Melalui fasilitas kami di Cikarang dan Karawang, kami akan memperkuat daya saing Indonesia di industri kendaraan listrik," kata dia pula.

Pada kesempatan lain, Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) menyebutkan keterbatasan model electronic vehicle (EV) atau kendaraan listrik menjadi salah satu alasan mobil listrik masih sepi peminat dan penjualannya masih rendah di Indonesia.

"Pilihannya enggak banyak cuma dua merk, misalnya cuma Wuling sama Hyundai. Warnanya sih banyak tapi modelnya enggak banyak jadi ini yang kita coba kita handle," kata Deputi Bidang Koordinaasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves Rachmat Kaimuddin dalam media briefing di Jakarta, Rabu (31/5).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.