Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nesta Nilai Keputusan Wasit Telah Rugikan Monza saat Kalah dari Milan

📅 Minggu, 03 Nov 2024, 14:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nesta Nilai Keputusan Wasit Telah Rugikan Monza saat Kalah dari Milan Doc: milanreports.com
Ket. Pelatih Monza, Alessandro Nesta

MILAN - Pelatih Monza, Alessandro Nesta, menilai keputusan wasit Ermano Feliciani telah merugikan timnya saat menjamu AC Milan pada Minggu (3/11) dini hari WIB.

Pada pertandingan itu, Monza kalah 0-1 dari Milan berkat gol semata wayang Tijjani Reijnders pada menit ke-43.

Monza mendominasi pertandingan babak pertama, mereka membuang sejumlah peluang bagus, dan sempat mencetak gol melalui sepakan setengah voli Dany Mota Carvalho. Namun wasit tidak mengesahkannya karena menilai Warren Bondo mendorong Theo Hernandez pada proses terjadinya gol.

"Kami merasa marah, tetapi sekaligus bangga kepada para pemain ini. Kami memiliki dua penampilan bagus saat melawan Atalanta dan Milan, kami semestinya mencetak empat gol pada babak pertama, kami mencetak satu gol dan itu tidak disahkan," kata Nesta seperti dikutip dari Sky Sport Italia.

"Dalam pandangan saya, mereka menghancurkan sepak bola. Kita perlu kembali ke gaya lama dalam kepemimpinan. Pelanggaran macam apa itu? Para wasit meminta maaf kepada Monza setelah yang terjadi saat melawan Atalanta, tetapi permintaan maaf tidak akan menghentikan kami kehilangan poin-poin," tambahnya.

Saat terjadi pelanggaran terhadap Hernandez, wasit awalnya memberi isyarat untuk meneruskan permainan, kemudian meniup peluit untuk pelanggaran tersebut tanpa menunggu tinjauan VAR.

"Mereka membuat sepak bola menjadi sangat rumit, dan semua ini tidak masuk akal. Sepak bola semestinya lebih sederhana, ini adalah olahraga yang melibatkan kontak fisik, sekarang semua sentuhan kecil dapat dihukum, offside seujung kuku, Anda harus berduel dengan tangan berada di punggung atau itu berpotensi menjadi penalti," ucap mantan pemain Lazio dan AC Milan itu.

"Saya percaya bahwa perwasitan harus beradaptasi dengan olahraga ini, bukan sebaliknya. Peraturan-peraturan harus beradaptasi dengan olahraga ini, bukan sebaliknya," imbuhnya.

Dengan kekalahan tersebut, Monza masih kesulitan keluar dari zona merah. Mereka masih harus berada di posisi ke-18 klasemen sementara dengan koleksi delapan poin.

Pada pertandingan Liga Italia berikutnya, Monza akan menjamu mantan tim yang pernah lama diperkuat Nesta, Lazio, pada 11 November mendatang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

26 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.