Mobil Jip Pengangkut Wisatawan Bromo di Malang Jatim Masuk Jurang, Ada Turis Korea Selatan di Dalam
📅 Rabu, 14 Mei 2025, 11:11 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA – Sebuah mobil pengangkut wisatawan Gunung Bromo terperosok masuk ke dalam jurang di Desa Gubugklakah, Poncokusumo, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (13/5).
Dari akun instagram @malangraya_info, saat kejadian kendaraan berjenis jip Toyota Land Cruiser, dengan nomor polisi BD 1895 AA itu tengah membawa delapan wisatawan, mengakibatkan mereka terluka.
“Semua penumpang yang terluka dibawa ke RS Sumber Sentosa Tumpang untuk menjalani proses perawatan. Yang kondisinya kritis, sudah dirujuk ke RSUD Dr. Saiful Anwar Malang,” kata Kasatlantas Polres Malang, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha.
Unit Gakkum Satlantas Polres Malang dilaporkan masih melakukan olah TKP dan penyidikan.
Widyagana menjelaskan, kendaraan yang dikemudikan Frangky Lion Fatoni, warga Dusun Kunci, Desa Wringinanom, Poncokusumo itu hendak menuju Gunung Bromo.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Mobil melaju dari arah barat ke timur. Saat melintasi jalan di lokasi kejadian itu, diduga pengemudi mengantuk dan kehilangan kendali."
"Kendaraan oleng ke kanan dan langsung masuk ke jurang di sisi jalan Selatan," ungkapnya.
Dia menambahkan, salah satu wisatawan yang terluka ini adalah Kim Yei Chang, warga negara Korea Selatan, mengalami luka di telinga kanan. Sedangkan korban yang dirujuk ke RSSA Malang yakni Intan Sukmasari, asal Bandung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penumpang lainnya, Mary Amalia Waurang, asal Jakarta Timur, Tresea Awanda Kristy, asal Tangerang, Nathania Frieska Zamris, asal Padang, Haswan Aghis Wahidiyawan, asal Malang, Muhammad Hafidz, asal Tanah Datar, Sumbar dan Gilang Awan Senja Gumilang,, asal Bandung.
"Kami juga masih memeriksa Saksi – Saksi di lokasi kejadian. Ada dua Saksi yang kita minta keterangan," lanjutnya. Yaitu Finsa Eki Pratama, 38, warga Wonomulyo, dan Heny Iswahyudi, 32, warga Duwet Krajan, Tumpang.
Widyagana mengatakan proses evakuasi kendaraan dari dalam jurang terus dilakukan.
“Setelah berhasil dievakuasi, mobil akan dijadikan barang bukti. Kalau diitung kerugian materinya sekitar 5 juta,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!