Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Lingkungan Hidup Dorong Gerakan Indonesia Asri jadi Rutinitas Setiap Pekan

📅 Sabtu, 11 Apr 2026, 20:17 WIB | Oleh:
Menteri Lingkungan Hidup Dorong Gerakan Indonesia Asri jadi Rutinitas Setiap Pekan Doc: ANTARA/Melli Andani
Ket. Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq

KOTA JAMBI - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, mendorong Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) agar menjadi rutinitas yang dilaksanakan setiap pekan di seluruh daerah.

"Gerakan ini tidak boleh hanya bersifat seremonial, melainkan harus diwujudkan melalui aksi nyata dan berkelanjutan dengan pelaksanaan kegiatan bersih lingkungan secara rutin minimal satu kali dalam sepekan di setiap daerah," katanya usai memimpin apel dan gotong royong dalam aksi bersih-bersih di kawasan Danau Sipin, Telanaipura, Kota Jambi, Sabtu (11/4).

Gerakan Indonesia Asri merupakan tindak lanjut arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan pembangunan kesadaran kolektif masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, dengan keterlibatan aktif masyarakat sebagai kunci utama penentu keberhasilan program tersebut.

Menurut dia, persoalan sampah di Indonesia masih menjadi tantangan serius yang memerlukan penanganan terpadu, sehingga dibutuhkan langkah konkret dari seluruh pemangku kepentingan untuk mengurangi dan mengelola volume sampah yang mencapai ratusan ribu ton per hari secara efektif.

"Pengelolaan sampah secara nasional masih menjadi tantangan serius, sehingga pemerintah menargetkan sekitar 40 ribu ton dari total 141 ribu ton sampah per hari di Indonesia dapat diolah melalui program pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) atau Waste to Energy (WTE) sesuai Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025," kata dia.

Pemerintah juga terus mendorong penerapan teknologi pengelolaan sampah, seperti WTE guna mengurangi beban tempat pembuangan akhir sekaligus menghasilkan energi alternatif yang ramah lingkungan.

"Kami mengapresiasi enam kabupaten/kota di Provinsi Jambi yang telah menghentikan praktik pembuangan terbuka (Open dumping), sekaligus mendorong lima daerah lainnya untuk segera bertransformasi menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan," kata Hanif.

Sedangkan Gubernur Jambi, Al Haris, berkomitmen Pemerintah Provinsi dalam mendukung kebijakan nasional tersebut, termasuk percepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi.

Sementara Wali Kota Jambi, Maulana, mengatakan Pemerintah Kota Jambi mengoptimalkan pengelolaan sampah dari hulu melalui program OPBM dengan target 250 ribu rumah tangga, didukung penegakan regulasi penghapusan TPS liar serta pengembangan inovasi seperti RDF, maggot, pupuk cair, dan persiapan pembangunan WTE. ils/Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.