Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri Kebudayaan: Prangko Adalah Cerminan Identitas dan Warisan Budaya Bangsa

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 22:00 WIB | Oleh:
Menteri Kebudayaan: Prangko Adalah Cerminan Identitas dan Warisan Budaya Bangsa Doc: Antara
Ket. Pengunjung melihat prangko negara-negara peserta Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955 pada pameran filateli 70 Tahun Konferensi Asia Afrika di Kantor Pos Bandung, Jawa Barat, Selasa (29/4).

Jakarta - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut prangko sebagai salah satu cerminan budaya, politik, dan identitas bangsa.

"Prangko adalah ekspresi kedaulatan. Seperti halnya uang, prangko menjadi simbol identitas dan medium diplomasi budaya," katanya saat menghadiri pameran filateli dalam rangkaian acara peringatan 70 Tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) di Bandung, Jawa Barat, Senin (28/4).

"Prangko juga menjadi satu cerminan budaya, politik, dan identitas bangsa, sehingga dapat menjadi momentum dalam mengenang perjuangan bangsa, termasuk momen bersejarah Konferensi Asia Afrika," kata Fadli sebagaimana dikutip dalam siaran pers kementerian di Jakarta, Selasa (29/4).

Ia menyampaikan bahwa prangko seri khusus KAA bisa menjadi sarana pengingat peristiwa bersejarah dan penyampai pesan solidaritas antar-bangsa.

"Dengan kehadiran prangko seri khusus Konferensi Asia Afrika, kita tidak hanya mengenang peristiwa penting tetapi juga menyampaikan pesan solidaritas dan persahabatan antarbangsa kepada dunia internasional," katanya.

Menteri Kebudayaan juga mengemukakan bahwa filateli bukan hanya hobi, tetapi bagian pendokumentasian sejarah bangsa.

Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia Haris mengatakan bahwa pameran filateli dalam rangkaian acara peringatan 70 tahun KAA diharapkan dapat menjembatani pengenalan prangko kepada generasi yang lebih muda.

"Prangko bukan sekedar alat pembayaran pos, melainkan sebuah jendela kecil yang merekam budaya, sejarah, dan perjuangan bangsa-bangsa," katanya.

"Melalui pameran ini kita pastikan bahwa bukti penting sejarah ini akan senantiasa menjadi bagian dari warisan budaya Indonesia," ia menambahkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.