Mengedukasi Masyarakat untuk Meningkatkan Mitigasi Kebakaran di Jakbar
📅 Selasa, 23 Des 2025, 22:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Pemerintah Kota Jakarta Barat meningkatkan mitigasi musibah kebakaran melalui edukasi dan kepatuhan masyarakat terhadap standar keselamatan.
“Persoalan dalam kebakaran ini memang banyak sekali faktor penyebabnya. Yang pertama tentu tertib dan patuh terhadap penggunaan listrik,” kata Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.
Hal itu disampaikan saat mengunjungi lokasi pengungsian korban kebakaran di di Jalan Karya Dalam III, RT 013/RW 002 Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Selasa.
Menurut Iin, kebakaran yang terjadi umumnya dipicu oleh berbagai faktor, terutama kelalaian dalam penggunaan dan pemasangan instalasi listrik.
“Salah satunya, yaitu pemasangan listrik. Pemasangan listrik itu harus benar-benar dipastikan sesuai dengan standar,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain listrik, ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan aktivitas yang berisiko memicu kebakaran tanpa pengawasan, seperti memasak di dapur.
“Misalnya, saat memasak, harus ada yang menunggu. Jangan sampai dapur ditinggal, karena bisa berisiko terjadi kebakaran atau ledakan tabung gas,” katanya.
Ia menekankan, pentingnya kepedulian terhadap bersama dalam menjaga lingkungan sekitar. Menurut dia, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi memerlukan peran aktif seluruh warga.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kita harus saling menjaga lingkungan. Tertib penggunaan listrik dan waspada terhadap potensi bahaya itu kunci utamanya,” tegasnya.
Sebelumnya, sebanyak 109 warga mengungsi akibat kebakaran hebat yang melanda permukiman padat penduduk di Jalan Karya Dalam, RT 013 RW 002, Kelurahan Wijaya Kusuma, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Senin (22/12) malam.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan menyebutnya, kebakaran yang terjadi sejak pukul 19.33 WIB ini menghanguskan sedikitnya 13 rumah tinggal dan satu bangunan indekos.
"Warga terdampak 35 KK (kepala keluarga) dengan 109 jiwa harus mengungsi," kata Yohan saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.
Para korban kebakaran pun telah dievakuasi ke dua lokasi pengungsian yang disiapkan oleh petugas gabungan.
"Ada bantuan darurat tenda dari BPBD dan Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta juga telah didirikan di sekitar lokasi. Titik pengungsian lain di Masjid Al Muttaqiin," ujar Yohan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!