Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

MCEBI - Kemenparekraf Kerja Sama Pelatihan Cetak Wirausaha Parekraf

📅 Rabu, 01 Feb 2023, 10:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
MCEBI - Kemenparekraf Kerja Sama Pelatihan Cetak Wirausaha Parekraf Doc: istimewa
Ket. Ketua Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) Dr. Endang Rudiatin (ketiga dari kiri) foto bersama dengan Menparekraf Sadiaga Uno (tengah) pada acara Gebyar Milad 1 tahun MCEBI dan Klinik Bisnis Bersama Sandiaga Uno yang digelar secara daring dan luring di Jakarta, Rabu (1/2/2023).

Jakarta - Muhammadiyah Center for Entrepreneurship and Business Incubator (MCEBI) yang diinisiasi Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Indonesia, menjalin kerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenperekraf) untuk mencetak wirausaha di sektor parekraf.

Ketua MCEBIEndang Rudiatin menyatakan klinik bisnis ini menjadi kolaborasi berkelanjutan antara MCEBI dengan Sandiaga Uno baik sebagai Menparekraf maupun pengusaha, dalam program pemulihan ekonomi melalui pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab.

"Sektor pariwisata merupakan yang paling diminati para mahasiswa dalam mengembangkan usahanya, baik fesyen,craft, maupun kuliner, dan berkembang di industri pariwisata," ujar Endang dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (1/2)


Endang mengatakan sebagai wadah lembaga inkubator bisnis di PTMA se-Indonesia, MCEBI telah menyiapkan program inkubasi usaha bagi mahasiswa, khususnya di bidang pariwisata. Yaitu berupa pelatihan bisnis di sejumlah daerah yang menjadi destinasi wisata dengan memanfaatkan kampus universitas terdekat.

MCEBI berharap dapat menjalin kerja sama dengan Kemenparekraf setidaknya di 6 lokasi destinasi wisata pada tahun 2023, yaitu kawasan Borobudur, Danau Toba, Labuan Bajo, Likupang, Jogja-Solo-Semarang (Joglosemar), serta kawasan desa wisata di perbatasan RI dengan Malaysia.

"Kami berharap kerja sama dengan Kemenparekraf tersebut menjadikan misi inkubasi di kalangan mahasiswa tercapai, dan sebagian tugas Kemenparekraf terlaksana, yaitu melahirkan sebanyak-banyaknya wisatapreneur," kata Endang.

Klinik Bisnis Bersama Menparekraf Sandiaga Uno ini merupakan bagian kedua, dimana Sandiaga bertindak sebagai mentor bagi para peserta. Sejak diluncurkan setahun lalu, program tersebut telah menggerakkan para milenial membangun entrepreneur menuju ecopreneur.

Ketua umum PP Muhammadiyah Prof Dr. Haedhar Nashir mengapresiasi program ecopreneur ini dan berterima kasih kepada Sandiaga Uno yang bersedia menjadi mentor bagi para wirausaha mahasiswa.

Menurut dia, program ini sangat penting karena Indonesia dan Muhammadiyah sedang menuju ke ekonomi yang mandiri yang meniscayakan anak-anak bangsa yang memiliki jiwa entrepreneur untuk melakukan terobosan bagi pengelolaan sumber daya alam Indonesia yang kaya.

"Generasi emas bisa lahir dari generasi ecopreneur melalui Lembaga Pendidikan Muhammadiyah Aisyiyah dan berharap program ini menjadi program unggulan di masa datang," katanya.

Acara Gebyar Milad 1 tahun MCEBI dan Klinik Bisnis Bersama Sandiaga Uno yang digelar secara daring dan luring antara lain dihadiri Rektor Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta Dr. Lela Nurlaela Wati, Rektor Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi Dr. H. Jaenudin serta Pembina MCEBI dari AFEB Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah Dr. Luqman Hakim dan beberapa rektor PTMA dan dekan FEB secara online.



Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

40 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.