Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Malaysia Serukan Asean Bersatu Demi Stabilitas Laut Tiongkok Selatan

📅 Rabu, 12 Jul 2023, 22:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Malaysia Serukan Asean Bersatu Demi Stabilitas Laut Tiongkok Selatan Doc: ANTARA/Aditya Pradana Putra
Ket. Menlu Malaysia Zambry Abdul Kadir mengikuti Sidang Paripurna Pertemuan Menteri Luar Negeri Asean (AMM) ke-56 di Jakarta, Selasa (11/7/2023).

Jakarta - Menteri Luar Negeri Malaysia Zambry Abd Kadir menyerukan Perserikatan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (Asean) bersatu demi menjaga perdamaian dan stabilitas di Laut Tiongkok Selatan.

Menurut Zambry, Asean harus menunjukkan komitmen kuat dalam menyelesaikan sengketa maritim di perairan itu.

"Kita harus menegaskan kembali komitmen kita. Kita harus mengumpulkan semuanya untuk menunjukkan komitmen kita bahwa kita bersatu," kata dia kepada wartawan seusai Pertemuan Para Menteri Luar Negeri Asean di Jakarta, Selasa.

Zambry menyatakan isu Laut Tiongkok Selatan bahkan sempat dibahas dalam Pertemuan Tingkat Menteri Koordinasi Gerakan Non-Blok (NAM) di Baku, Azerbaijan, pada 5 Juli lalu.

Malaysia ingin mendekatkan GNB guna menjaga stabilitas di Laut Tiongkok Selatan.

Namun, GNB menolak usul Asean memasukkan pernyataan Laut Tiongkok Selatan ke dalam dokumen finalnya karena ditolak beberapa negara yang tidak memiliki kaitan dengan Laut Tiongkok Selatan.

"Usaha yang dilakukan Asean tampaknya masih belum dipandang oleh GNB. Maka saya sampaikan bahwa Asean kehilangan relevansinya di GNB. Dan GNB juga kehilangan relevansinya di Asean," kata dia.

Laut Tiongkok Selatan yang diyakini menyimpan energi yang sangat kaya itu terus disengketakan beberapa negara yang berebut klaim teritorial di perairan tersebut.

Tiongkok mengklaim hampir sebagian besar wilayah itu dengan klaim sembilan garis putus-putus pada peta yang membentang lebih dari 1.500 km dari daratannya.

Namun, Pengadilan Arbitrase Internasional pada 2016 menolak klaim teritorial Tiongkok itu karena tidak memiliki dasar hukum.

Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, dan Vietnam, juga mengklaim berdaulat di perairan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.