Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa Unja Ciptakan Sabun Organik Daun Kersen Atasi Masalah Kulit

📅 Senin, 15 Jan 2024, 16:25 WIB | Oleh:
Mahasiswa Unja Ciptakan Sabun Organik Daun Kersen Atasi Masalah Kulit Doc: ANTARA/HO-Unja
Ket. Mahasiswa Unja pembuat sabun organik daun kersen memenangkan lomba Millenial Business Plan Competition Karya Nyata Festival Vol 4.0’ di Jambi, Minggu (17/12/2023).

Jambi -- Mahasiswa Universitas Jambi (Unja) menciptakan sabun organik daun kersen (Sodasen) yang bermanfaat mengatasi masalah kulit.

Mahasiswa program studi (Prodi) Kehutanan Unja Andres Arya Airlangga di Jambi, Senin, mengatakan menghadapi maraknya penyakit kulit yang disebabkan bakteristaphylococcus epidermidis,memunculkan ide bagi tim menciptakan inovasi produk sodasen (sabun organik daun kersen) ini yang dapat digunakan untuk mengatasi pembengkakan atau abses seperti jerawat dan infeksi kulit.

Mereka membuat riset pemanfaatan sumber daya hayati hingga pada akhirnya tim ini menemukan inovasi produk dari pemanfaatan kandungan hayati yang diekstrak dari daun kersen.

Dengan semangat kewirausahaan, mereka mewujudkan ide inovasi dalam bentuk produk sabun organik berbahan dasar daun kersen bebas dari sodium lauryl sulfate (SLS) dan bahan kimia berbahaya yang secara khusus dirancang untuk memberikan manfaat bagi kesehatan kulit.

Melalui inovasi ini pula, mengantarkan tim mereka menjadi juara pada ajang Millenial Business Plan CompetitionKarya Nyata Festival Vol 4.0'. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Rumah BUMN Jambi dan Blantica Academy mengungguli 110 proposal lainnya.

Ketua Prodi Kehutanan Unja Maria Ulfa menyampaikan rasa bangganya dan berharap hal ini dapat meningkatkan kualitas dan karakter mahasiswa.

"Ini adalah suatu prestasi yang kami hargai dan kami banggakan. Penghargaan yang didapat mahasiswa kami tentu menjadi gambaran bahwa sejatinya mahasiswa mampu mengukir prestasi jika mereka bisa membagi waktu dengan baik antara perkuliahan, minat dan juga kegiatan positif lainnya," kata dia.

Ia menegaskan bahwa hal ini seharusnya menjadi pemacu bagi mahasiswa lainnya untuk berinovasi melalui berbagai langkah positif.

Dalam pengembangannya, mereka juga bermitra dengan masyarakat Desa Pangkal Babu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, yang memproduksi minyak VCO (Virgin Coconut Oil) yang juga menjadi salah satu bahan pembuatan sabun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.