Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ma'ruf Amin: Tak Ada Istilah 'Matahari Kembar' Selama Berpartner dengan Presiden Jokowi

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 14:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ma'ruf Amin: Tak Ada Istilah 'Matahari Kembar' Selama Berpartner dengan Presiden Jokowi Doc: antara foto
Ket. Wapres Ma'ruf Amin.

INDRAMAYU - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menegaskan tidak ada istilah 'matahari kembar' selama ia berpartner dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam lima tahun terakhir di pemerintahan. Hal tersebut berkat kolaborasi yang baik antara dirinya dengan Presiden Jokowi.

Wapres Ma'ruf usai meresmikan Universitas Darul Ma'arif di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (16/10), mengatakan kerja sama yang dibangun dirinya dan Presiden Jokowi diibaratkan seperti berpartner dalam pertandingan badminton.

"Saya akan bilang kalau saya itu berpartner seperti badminton. Badminton double itu kalau pasangan kita ke depan, saya harus ke belakang, kalau ke kanan, saya harus ke kiri, sehingga terjadi tidak terjadi tabrakan," ujarnya.

Wakil Presiden menegaskan pentingnya saling mengisi dan saling membantu dalam menjalankan program-program pemerintah antara presiden dan wakilnya.

"Jika beliau berhalangan hadir di sini, saya akan hadir," ujarnya.

Ma'ruf menjelaskan bahwa kolaborasi yang erat antara pemimpin dan masyarakat adalah kunci untuk menghindari potensi konflik, diibaratkan dengan istilah "matahari kembar".

"Sehingga tidak ada lagi ada matahari kembar, tidak ada. Semuanya bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Ma'ruf menyempatkan diri untuk berpamitan kepada para santri dan masyarakat setempat yang hadir di peresmian Universitas Darul Ma'arif, menjelang purnatugas pada 20 Oktober 2024.

"Alhamdulillah, beberapa hari lagi, tanggal 20, sudah ada pemerintahan yang baru, presiden dan wakil presiden yang baru. Saya kira itu, sekaligus juga pamit pada masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

39 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.