Laporan InJourney: Libur Waisak 2025 Dongkrak Penumpang YIA 32%, Kunjungan Borobudur Tembus 100 Ribu
📅 Senin, 26 Mei 2025, 17:20 WIB | Oleh: Eko S
Doc: Dok. InJouerney Destination
Yogyakarta — Libur panjang Waisak 2025 mendorong lonjakan signifikan pergerakan penumpang udara di Yogyakarta International Airport (YIA). Selama periode 1–13 Mei 2025, tercatat sebanyak 59.787 penumpang menggunakan layanan YIA, naik 32,35% dibanding pekan sebelumnya yang hanya mencatat 45.175 penumpang. Jumlah pergerakan pesawat juga tumbuh 14,71%, dari 367 menjadi 421 penerbangan.
Kenaikan ini tak lepas dari magnet perayaan Waisak 2569 BE/2025 di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Perayaan tahun ini menghadirkan kombinasi prosesi spiritual dan pertunjukan budaya, mulai dari pelepasan 2.569 lampion hingga pertunjukan 450 drone yang menghiasi langit malam Borobudur.
“Waisak bukan hanya momen keagamaan, tapi penggerak nyata ekonomi lokal. Kami libatkan lebih dari 2.000 UMKM dan hampir 2.000 tenaga kerja lokal dalam penyelenggaraan rangkaian acara ini,” ujar Direktur Utama InJourney Destination Management, Febrina Intan.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menambahkan bahwa tingginya antusiasme masyarakat mencerminkan besarnya daya tarik Borobudur sebagai destinasi pariwisata yang spiritual dan nasionalis. “InJourney berkomitmen menjadikan Borobudur sebagai ruang refleksi bersama—yang inklusif, tertib, dan berdampak bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.
Dari sisi akomodasi, lonjakan kunjungan juga tercermin pada tingkat okupansi homestay di sekitar Borobudur. Ketua Paguyuban Kampung Homestay Borobudur, Muslih, mengungkapkan bahwa 152 kamar homestay di kampungnya sudah penuh sejak sebulan sebelum Waisak. Sekitar 200 calon tamu bahkan terpaksa dialihkan ke homestay lain di wilayah Kecamatan Borobudur yang memiliki total kapasitas 800–1.000 kamar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara keseluruhan, perayaan Waisak di Borobudur tahun ini mencatat total kunjungan mencapai 100.000 orang, dengan puncaknya pada 12 Mei 2025 saat 45.914 orang memadati kawasan candi—naik 25% dibanding puncak Waisak 2024 yang mencatat 36.000 pengunjung.
Peningkatan ini menegaskan pentingnya momentum Waisak sebagai bagian dari strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan berbasis budaya dan spiritualitas yang inklusif. InJourney menyebut, ke depan Borobudur akan terus dikembangkan sebagai destinasi reflektif yang menggerakkan ekonomi rakyat tanpa meninggalkan nilai-nilai sakralnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!