Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

KSP Sebut Pengendalian Inflasi Jadi Capaian Terbesar Pemerintahan Jokowi

📅 Kamis, 03 Okt 2024, 19:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
KSP Sebut Pengendalian Inflasi Jadi Capaian Terbesar Pemerintahan Jokowi Doc: ANTARA/M. Baqir Idrus Alatas
Ket. Tangkapan layar - Deputi III Bidang Perekonomian Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Edy Priyono dalam acara "Seminar Nasional: Evaluasi 1 Dekade Pemerintahan Jokowi" di Jakarta, Kamis (3/10/2024).

Jakarta - Deputi III Bidang Perekonomian Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Edy Priyono mengatakan bahwa salah satu capaian terbesar satu dekade Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) adalah pengendalian inflasi.

Rata-rata inflasi selama 10 tahun terakhir sebesar 3,79 persen per tahun (excludeperiode pandemi 2020-2021, yang berarti termasuk kategori cukup baik.

"Menurut kami, Pak Jokowi mungkin Presiden yang paling besar perhatiannya terhadap inflasi," ujarnya dalam acara "Seminar Nasional: Evaluasi 1 Dekade Pemerintahan Jokowi", di Jakarta, Kamis.

Dia menceritakan bahwa setiap pekan pada hari Senin selalu ada rapat koordinasi (rakor) pengendalian inflasi daerah yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ada pihak yang sempat memberikan masukan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar rakor tersebut diadakan dua atau tiga pekan sekali, karena dianggap terlalu sering jika dilakukan seminggu sekali.

Setelah itu, Mendagri menyampaikan usulan itu kepada Presiden. Namun, Kepala Negara menolak usulan tersebut karena pergerakan harga yang dinamis dinilai memerlukan pemantauan sesering mungkin, sehingga rakor tetap diadakan setiap pekan sekali.

"Ini secara langsung atau tidak langsung menunjukkan perhatian Presiden terhadap inflasi ini. Hasilnya nyata, salah satunya adalah kita bisa bandingkan dengan negara-negara lain. Tentu saja ada yang di bawah kita inflasinya, tapi banyak negara, di mana inflasi ini menjadi salah satu masalah besar dan kita punya capaian yang bagus di bidang itu," ujarEdy.

Perbandingan rata-rata inflasi pada periode 2014-2023 dengan negara-negara lain, antara lain Brasil 6,1 persen, Afrika Selatan 5,48 persen, India 4,7 persen, Meksiko 4,7 persen, Indonesia 3,83 persen (termasuk periode pandemi), Vietnam 2,96 persen, Malaysia 2,33 persen, China 1,77 persen, dan Thailand 1,37 persen.

"Dulu ketika di awal-awal, ketika inflasi kita mulai rendah, kita berpikir ini gejala sementara atau kita memang sudah masuk ke dalam rezim inflasi rendah. Ternyata, data menunjukkan bahwa kita kelihatannya sudah masuk kepada rezim inflasi yang rendah. Sekarang, inflasi 3 persen itu dianggap sudah cukup tinggi," kata dia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan (year-on-year/yoy) pada September 2024 sebesar 1,84 persen.

"Terjadi peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 104,02 pada September 2023 menjadi 105,93 pada September 2024," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, di Jakarta, Selasa (1/10).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.