Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kodim 0318 Natuna dan Bulog Bersinergi Gelar Gerakan Pangan Murah

📅 Kamis, 24 Jul 2025, 20:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kodim 0318 Natuna dan Bulog Bersinergi Gelar Gerakan Pangan Murah Doc: ANTARA
Ket. Komandan Kodim 0318 Natuna (ketiga kiri) saat berfoto bersama para pemangku kepentingan di lokasi GPM pada Kamis (24/7/2025).

NATUNA – Komando Distrik Militer (Kodim) 0318 Natuna, Kepulauan Riau, bersinergi dengan Perum Bulog dalam menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM) guna mempermudah masyarakat memperoleh beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dengan harga terjangkau.

Komandan Kodim 0318 Natuna, Letkol Inf Ruruh Sejati di Natuna, Kamis (24/7), mengatakan GPM dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Untuk Kabupaten Natuna, pelaksanaannya dipusatkan di halaman Koramil 01 Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, pada Kamis siang. Total beras SPHP yang disediakan sebanyak empat ton.

“Dalam kegiatan GPM ini, kami menyediakan beras SPHP yang dijual langsung kepada masyarakat. Setiap orang bisa membeli maksimal dua kemasan, masing-masing berisi lima kilogram,” ucap Letkol Ruruh.

Ia menjelaskan kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat, khususnya dalam menghadapi fluktuasi harga bahan pokok.

Beras SPHP yang dijual dalam kegiatan ini memiliki kualitas medium dan dipasarkan dengan harga Rp58.000 per kemasan.

Kegiatan turut dihadiri para pemangku kepentingan dari berbagai instansi, termasuk Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna Wan Sazali sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pengendalian harga pangan di daerah.

Letkol Ruruh menambahkan, meskipun GPM kali ini hanya digelar satu hari, masyarakat tetap dapat membeli beras SPHP di tempat yang ditentukan oleh pemerintah.

“Ke depan, warga bisa mendapatkan beras SPHP melalui Koperasi Desa Merah Putih atau mitra resmi Bulog lainnya ," ujar dia.

Pemimpin Perum Bulog Natuna, Delly Bayu Putra mengatakan beras SPHP hanya dapat dibeli di toko yang berada di pasar rakyat, koperasi desa atau kelurahan Merah Putih, kios pangan atau gerai binaan pemerintah, serta melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kebijakan ini mengacu pada petunjuk teknis terbaru dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) Nomor 215 Tahun 2025, yang diterima Perum Bulog pada pekan ketiga Juli 2025.

"Untuk menjadi penyalur atau mitra penjual, toko harus terdaftar dalam aplikasi resmi," ucap dia.

Saat ini, lanjut dia, baru dua toko yang menjadi mitra Bulog, yaitu Toko Jaya dan Kios78 di Pasar Rakyat Ranai dan ada empat toko dalam proses pendaftaran.

Ia menambahkan penjualan beras SPHP dipantau langsung melalui aplikasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.