Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keyakinan Konsumen Melandai di Februari, BI: Optimisme Tetap Terjaga

📅 Senin, 09 Mar 2026, 18:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keyakinan Konsumen Melandai di Februari, BI: Optimisme Tetap Terjaga Doc: ANTARA FOTO/ Aprillio Akbar.
Ket. Ilustrasi - Dua warga berjalan di dekat stan pegadang di Pasar Johar, Semarang, Jawa Tengah.

JAKARTA – Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) turun meskipun masih dalam level optimistis, mencerminkan adanya sinyal kewaspadaan dari masyarakat terhadap kondisi ekonomi ke depan.

Di satu sisi, konsumen masih melihat situasi ekonomi relatif stabil sehingga tetap berada di zona optimistis. Namun di sisi lain, penurunan indeks menunjukkan mulai munculnya kekhawatiran terhadap daya beli, tekanan harga, maupun ketidakpastian ekonomi global yang berpotensi memengaruhi kondisi domestik.

Jika tren pelemahan ini berlanjut, hal tersebut dapat menjadi peringatan dini bagi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga, memperkuat perlindungan daya beli, serta memastikan momentum pertumbuhan ekonomi tidak terganggu oleh melemahnya kepercayaan konsumen.

Bank Indonesia (BI) melalui Survei Konsumen mencatat, keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi tetap kuat pada Februari 2026 dengan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang berada pada level optimis dengan angka di atas 100.

IKK Februari 2026 tercatat sebesar 125,2, meskipun lebih rendah dari IKK bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 127,0.

Direktur Eksekutif​ Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso dalam keterangannya di Jakarta, Senin (9/3), menyampaikan bahwa tetap kuatnya keyakinan konsumen pada Februari 2026 ditopang oleh Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) yang tercatat sebesar 115,9, lebih tinggi dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya yang sebesar 115,1.

Dalam surveinya, BI mencatat bahwa meningkatnya IKE bersumber dari kenaikan seluruh komponen pembentuknya.

Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK), dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) tercatat masing-masing sebesar 125,0, 110,7, dan 112,0, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 123,7, 109,9, dan 111,8.

Sementara itu, mengenai ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan, Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tetap berada pada level optimis sebesar 134,4, meski lebih rendah dibandingkan dengan indeks bulan sebelumnya sebesar 138,8.

BI mencatat, tetap kuatnya IEK bersumber dari optimisme ekspektasi penghasilan, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja, dan ekspektasi kegiatan usaha yang masing- masing tercatat sebesar 140,7, 131,7, dan 130,9.

Mengenai kondisi keuangan konsumen, rata-rata proporsi pendapatan konsumen untuk konsumsi (average propensity to consume ratio) tercatat sebesar 71,6 persen pada Februari 2026, lebih rendah dibandingkan dengan proporsi pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 72,3 persen.

Sementara proporsi pembayaran cicilan/utang (debt installment to income ratio) sebesar 10,6 persen, lebih rendah dibandingkan proporsi pada bulan sebelumnya sebesar 11,2 persen.

Adapun proporsi pendapatan konsumen yang disimpan (saving to income ratio) sebesar 17,7 persen, lebih tinggi dibandingkan proporsi pada bulan sebelumnya, yaitu sebesar 16,5 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.