Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren Ayo Terus Diperbanyak, BP2MI Telah Berangkatkan 84 Tenaga Keperawatan ke Jerman

📅 Senin, 06 Nov 2023, 00:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren Ayo Terus Diperbanyak, BP2MI Telah Berangkatkan 84 Tenaga Keperawatan ke Jerman Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. BP2MI berangkatkan tiga PMI tenaga kesehatan ke Jerman.

Tangerang - Keren ayo terus diperbanyak, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) telah memberangkatkan sebanyak 84 orang pekerja migran Indonesia (PMI) ke Jerman selama tahun 2023 dalam program lanjutan pemerintah (G to G) untuk sektor tenaga perawat dan kesehatan (nakes).

"Hari ini kita kembali berangkatkan tiga orang PMI. Sedangkan total yang sudah berangkat sebanyak 84 orang sejak Januari 2023 lalu sebagai program G to G," kata Plt Kepala BP3MI Banten Fanny Wahyu Kurniawan di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang Banten, Minggu.

Dia menjelaskan, dari total 84 pekerja migran yang diberangkatkan ke Jerman itu termasuk penambahan tiga orang pada hari ini berasal dari beberapa daerah di Indonesia di antaranya dari Aceh dan Jawa Barat.

Kemudian, ditambahkan oleh Koordinator BP2MI Kawasan Eropa, Sri Suratmi, pemberangkatan PMI ini sangat membanggakan, karena komunitas dari Jerman sangat berharap tenaga dari Indonesia, terutama perawat.

"Untuk saat ini ada tiga. Dari Jawa Barat dua dan Aceh satu peserta. Namun, bila ditambah pemberangkatan sebelumnya PMI asal Aceh ada tiga orang," katanya.

Dia menyatakan, PMI dari Aceh ini membanggakan dan harus diberi atensi khusus berasal dari ujung Pulau Sumatera.

"Jadi kita bisa buktikan bahwa G to G ini bisa diikuti seluruh perawat di Indonesia. Maluku dan NTT sudah ada yang berangkat," katanya.

Adapun untuk persyaratan dalam perekrutan PMI ke Jerman, lanjutnya, calon PMI minimal mulai lulusan D3 dengan Surat Tanda Registrasi (STR) perawat yang aktif.

Kemudian dokumen pribadi lainnya, serta ada formulir komitmen dan mengikuti pelatihan selama sembilan bulan yang dibiayai oleh Jerman.

"Mereka di Jerman untuk kontrak setahun menjadi asisten perawat. Selanjutnya menjadi perawat di rumah sakit pemerintah dan swasta yang tersebar di Jerman," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

36 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.