Kementan-Baznas Tngkatkan Produktivitas Petani Kecil, Berikut Ini Kolaborasinya
📅 Selasa, 21 Jan 2025, 16:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) berkolaborasi untuk mengelola zakat ASN Kementan secara optimal, sekaligus mendukung pemberdayaan petani kecil.
"Langkah ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani kecil dan memperkuat ketahanan pangan nasional," kata Wakil Ketua Baznas RI Mokhamad Mahdum setelau melakukan pertemuan dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Jakarta, Senin (20/1).
Dia menyampaikan potensi zakat dari ASN Kementan mencapai Rp12 miliar per tahun. Dana ini akan dikelola secara akuntabel untuk membantu mustahik (penerima zakat), terutama di sektor pertanian.
“Kami tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga mendorong mustahik menjadi produktif dan mandiri. Kolaborasi ini adalah wujud nyata bagaimana zakat dapat mengubah petani kecil menjadi petani tangguh,” ujar Mahdum.
Dia menyebutkan bahwa sejak 2011, Baznas telah mengelola 47 titik pertanian di berbagai daerah dengan luas lahan 30-50 hektare per titik. Program ini tidak hanya menyediakan alat dan modal, tetapi juga pendampingan intensif.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Para petani dibina dalam skema komunitas, sehingga dapat berkolaborasi dalam pengelolaan alat, seperti traktor, secara bersama," ucapnya.
Baznas dan Kementan, lanjut Mahdum, akan terus bersinergi, memastikan bahwa setiap program yang dilakukan mendukung visi besar pemerintah dalam mewujudkan Indonesia sebagai negara yang mandiri di bidang pangan.
“Kami yakin, melalui sinergi ini, petani kecil akan lebih produktif dan ketahanan pangan nasional akan semakin kuat,” kata Mahdum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menambahkan, kolaborasi bersama Kementan tidak hanya fokus pada pemberdayaan petani kecil, tetapi juga selaras dengan program Pemerintah untuk mencapai swasembada pangan.
Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa pihaknya mendukung penuh program itu dan berkomitmen membangun sistem pembayaran zakat yang lebih sistematis dan transparan.
Sebagai bentuk nyata kolaborasi bersama Baznas, Mentan menyerahkan 10 unit traktor kepada petani binaan Baznas guna meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Selain itu, Kementan akan menyuplai bibit dan benih ke berbagai wilayah di Indonesia untuk mendukung program pertanian produktif.
Mentan menekankan pentingnya modernisasi pertanian untuk menekan biaya hingga 50 persen dan meningkatkan pendapatan petani dua kali lipat.
"Pertanian menjadi kunci bagi petani kecil untuk maju dan mandiri," kata Mentan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!