Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemensos Kirim Rp202 Juta Bantuan untuk Korban Gempa Poso

📅 Senin, 18 Agu 2025, 18:55 WIB | Oleh:
Kemensos Kirim Rp202 Juta Bantuan untuk Korban Gempa Poso Doc: ANTARA/HO-Humas Kemensos
Ket. Kemensos mengirimkan bantuan logistik untuk korban bencana gempa di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah dari Gudang Kemensos di Sentra Nipotowe Palu dan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Tengah pada Senin (18/8).

JAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) menyalurkan bantuan logistik senilai Rp202 juta bagi korban gempa bumi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Bantuan berupa kasur, selimut, tenda, hingga makanan siap saji dikirim untuk ratusan warga terdampak yang kini mengungsi.

“Dalam penanganan bencana gempa di Poso, kami telah melakukan asesmen dan pendataan kebutuhan warga terdampak, serta mendistribusikan bantuan logistik,” kata Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul di Jakarta, Senin.

Mensos Saifullah Yusuf menyampaikan pula bahwa bantuan yang disalurkan berupa kasur, selimut, tenda, makanan siap saji, termasuk makanan dan kebutuhan untuk anak.

"Bantuan tersebut diutamakan untuk memastikan kebutuhan korban terpenuhi,” ujar Gus Ipul, sapaan akrab Mensos Saifullah Yusuf.

Total nilai bantuan yang dikirimkan itu adalah Rp202.199.210 dengan rincian 150 lembar kasur, 100 lembar selimut, 100 paket kidsware atau pakaian anak, 200 lembar tenda gulung, dan tiga tenda serbaguna.

Diketahui berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dengan kekuatan 6.0 magnitudo dan kedalaman 10 kilometer mengguncang wilayah laut Poso sekitar 18 kilometer Barat Laut Poso pada Minggu (17/8) pukul 05.38 WIB.

Guncangan yang berlangsung selama beberapa detik itu menyebabkan beberapa bangunan rusak, seperti bangunan rumah ibadah atau gereja di Desa Towu, gedung sekolah di Desa Tangkura dan Towu, serta rumah warga. Gempa juga menimbulkan kekhawatiran akan tsunami, namun tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan.

Sebanyak 184 Kepala Keluarga (KK) atau 433 jiwa terdampak gempa tersebar di Desa Masani, Tiwaa, Towu, Bega, Lape, Tokorondo, Kilo, Maranda, Tangkura, dan Patiwunga. Satu orang diantaranya meninggal dunia dan 14 orang lainnya luka-luka.

Pasien luka-luka telah dievakuasi ke RSUD Poso dan Puskesmas Tokorondo untuk mendapatkan penanganan medis.

Kemensos melalui Tagana Poso juga telah mendirikan tenda serbaguna keluarga di halaman RSUD Poso sebagai tempat evakuasi sementara bagi pasien rawat inap.

Sebelumnya pada Minggu (17/8) Kemensos juga telah menyalurkan bantuan logistik yang dikirimkan dari Gudang Dinas Sosial Sulteng, dengan rincian 20 lembar kasur, 24 paket kidsware, 20 paket family kit, 48 paket makanan anak, 230 paket makanan siap saji, 24 lembar tenda gulung, dan 45 lembar selimut.

Saat ini sebagian warga yang rumahnya rusak mengungsi ke rumah sanak saudara masing-masing. Masyarakat diimbau agar tetap tenang dan waspada terhadap gempa susulan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

28 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.