Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemensos Beri Santunan kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Tenggara

📅 Rabu, 16 Okt 2024, 10:54 WIB | Oleh:
Kemensos Beri Santunan kepada Ahli Waris Korban Banjir Aceh Tenggara Doc: Dok. Kemensos

Aceh Tenggara - Kementerian Sosial (Kemensos) telah melakukan asesmen kepada petani yang meninggal dunia akibat terseret arus banjir bandang di Aceh Tenggara, Senin (14/10). Selain korban meninggal, Kemensos juga menemui warga yang mengalami luka berat yang kini sedang dirawat di rumah sakit.

Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Kemensos Masryani Mansyur mengatakan, Kemensos memberikan santunan kepada ahli waris dan korban luka-luka akibat bencana, termasuk bencana yang melanda Aceh Tenggara.

"Untuk ahli waris, yang meninggal itu senilai Rp15 juta per ahli waris. Sementara yang luka berat itu senilai Rp5 juta," katanya, Selasa (15/10/2024).

Selain itu, Kemensos juga telah menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat terdampak banjir. Bantuan yang diserahkan melalui Dinas Sosial Aceh Tenggara itu terdiri dari 200 paket sandang anak; 200 paket sandang dewasa; 200 paket family kit; dan 149 paket kidsware.

Selain itu ada juga bantuan berupa 150 lembar kasur; 200 lembar tenda gulung; 10 unit tenda keluarga portable; 1 unit tenda serbaguna; serta 50 lembar selimut. Total bantuan senilai Rp519 juta.

Sebagai bentuk dukungan tambahan, Kemensos bekerja sama dengan Dinas Sosial setempat juga telah membuka dapur umum di Desa Lawe Hijo, Kecamatan Bambel, pada 14 Oktober 2024. Dapur umum ini telah menyediakan 6.566 bungkus makanan per hari untuk tiga kecamatan. Rinciannya, 3.283 bungkus untuk makan siang dan 3.283 bungkus untuk makan malam.

Kemensos akan terus memantau perkembangan kejadian bencana di Aceh Tenggara, terutama untuk kelompok rentan. "Jika diperlukan kami akan memberikan penguatan kepada warga yang terdampak seperti Layanan Dukungan Sosial (LDP) dan bila mana ada kelompok rentan yang terdampak dari bencana di Aceh Tenggara, kami dari Komensos juga akan memberikan bantuan dari ATENSI," tambah Masryani.

Bantuan ATENSI diberikan kepada kelompok rentan, seperti anak, penyandang disabilitas, dan lansia. ATENSI dberikan sesuai dengan asesmen kebutuhan yang dilakukan pekerja sosial.

Sementara itu, pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara telah menetapkan status darurat bencana banjir selama 14 hari, mulai dari 11 hingga 24 Oktober 2024. Banjir di Aceh Tenggara semakin meluas, tercatat 82 desa di 13 kecamatan terendam banjir akibat luapan sungai dan jebolnya sejumlah tanggul.

(IKN)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.