Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kemenag Bentuk Dua Kampung Moderasi Beragama di Kota Waringin Timur

📅 Jumat, 05 Jan 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenag Bentuk Dua Kampung Moderasi Beragama di Kota Waringin Timur Doc: ANTARA/Devita Maulina
Ket. Kepala Kemenag Kotim, Khairil Anwar.

Sampit - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), membentuk dua Kampung Moderasi Beragama sebagai upaya menjaga sikap beragama yang moderat di wilayah setempat.

"Kemenag Kotim berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik bagi seluruh umat beragama, salah satu upaya kami adalah melalui pembentukan Kampung Moderasi Beragama," kata KepalaKemenag Kotim, Khairil Anwar di Sampit, Kamis.

Dua desa atau kelurahan yang telah diperkenalkan sebagai Kampung Moderasi Beragama di Kotim, yakni Desa Eka Bahurui Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dan Kelurahan Parenggan, Kecamatan Parenggean.

Moderasi beragama atau sikap beragama yang moderat merupakan program yang digabungkan Kemenag RI sebagai upaya menciptakan harmoni sosial di tengah kemajemukan Indonesia.

Salah satu upaya implementasi program tersebut adalah dengan pembentukan Kampung Moderasi Beragama, untuk menjadi model kampung yang mengutamakan kolaborasi lintas unsur, lembaga dan lapisan masyarakat.

Tujuannya untuk memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis dalam keragaman, toleran, dan memperkokoh sikap beragama yang moderat berbasis desa atau kampung.

Khairil Anwar mengatakan pihaknya berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada umat beragama dengan terlibat dalam berbagai sektor dan hal itu sejalan dengan program moderasi beragama.

"Sikap moderasi beragama adalah sikap saling hormat dan menghargai antar umat beragama, sehingga tercipta suatu kedamaian dan keharmonisan dalam kehidupan. Kondisi seperti ini tentu akan mendukung program pembangunan pemerintah," tuturnya.

Adapun Desa Eka Bahurui dipilih karena beberapa pertimbangan, salah satunya masyarakat yang hidup rukun dengan kemajemukan yang ada di desa tersebut.

Penduduk Desa Eka Bahurui terdiri dari beragam agama, antara lain Islam, Kristen, Katolik dan Budha. Selain itu, suku dari warganya juga beragam, ada Dayak, Madura Banjar, Jawa, Sunda dan lainnya.

Dengan keberagaman dan keharmonisan masyarakatnya, sehingga Desa Eka Bahurui cocok untuk dijadikan model Kampung Moderasi Beragama.

Kedua, Kelurahan Parenggan dipilih karena tingkat kesadaran masyarakat cukup tinggi tentang kerukunan, tidak pernah terjadi konflik yang berlatar belakang agama, serta kebersamaan dan sikap saling menghormati tertanam di masyarakat setempat.

"Dengan komponen masyarakat yang heterogen, Kelurahan Parenggean mampu menjaga kehidupan yang damai tanpa ada gesekan antar agama maupun suku, inilah salah satu penilaian kami ketika memilih Kampung Moderasi Beragama," cakapnya.

Ia berharap ke depanseluruh desa dan kelurahan di Kotim dapat menerapkan kehidupan masyarakat yang harmonis dalam keragaman, toleran, dan memperkokoh sikap beragama yang moderat sesuai tujuan dari Kampung Moderasi Beragama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.