Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Katedral Tetap Terapkan Prokes saat Pelaksanaan Ibadah

📅 Jumat, 07 Apr 2023, 14:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Katedral Tetap Terapkan Prokes saat Pelaksanaan Ibadah Doc: antarafoto
Ket. Umat Kristiani tetap menggunakan masker untuk prokes saat jalani peribadatan di Katedral.

JAKARTA - Panitia penyelenggara peringatan wafatnya Isa Al Masih tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan Covid-19 dalam pelaksanaan ibadah di Gereja Katedral Jakarta pada Jumat (7/4).

"Kita memang harus menerima, bahwa saat ini pandemi belum benar-benar hilang, artinya Covid-19 masih ada," kata Humas Keuskupan Agung Jakarta dan Gereja Katedral Susyana Suwadie.

Ia mengatakan bahwa pengurus Gereja Katedral sejak awal pandemi Covid-19 berkomitmen mendukung upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Pengurus Katedral Jakarta melaksanakan upaya preventif seperti meminta jemaat memakai masker saat berada di lingkungan gereja untuk meminimalkan risiko penularan virus corona. "Setiap pergantian ibadah juga dilakukan disinfeksi," katanya.

Pada Jumat Agung, menurut panitia penyelenggara ada sekitar 3.000 orang yang beribadah di Gereja Katedral Jakarta. Jemaat yang hadir umumnya berasal dari Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Panitia mewajibkan jemaat yang mengikuti ibadah di Gereja Katedral Jakarta memakai masker.

Jemaat yang mengikuti ibadah di area dalam gereja diminta melakukan pendaftaran via daring, sedangkan jemaat yang mengikuti ibadah di area depan dan belakang gereja serta Plaza Maria tidak perlu mendaftar.

Selain itu, panitia penyelenggara meminta jemaat yang hendak mengikuti ibadah di Gereja Katedral Jakarta memastikan tubuh mereka dalam keadaan sehat serta sudah menjalani vaksinasi COVID-19 minimal dua kali.

Panitia penyelenggara menyiapkan sekitar 3.00 kursi dengan cadangan sebanyak 500 kursi bagi jemaat yang hendak melaksanakan ibadah di Gereja Katedral Jakarta selama Pekan Suci.

Di antara jemaat yang melaksanakan ibadah di Gereja Katedral pada Jumat, ada Agnes (27), warga Cikupa, Tangerang.

"Kebetulan hari ini saya masih kerja di Jakarta. Jadi beribadah sebelum kerja," kata Agnes, yang bekerja di daerah Kuningan, Jakarta Selatan.

Agnes, yang ketika datang tidak memakai masker, dihampiri oleh petugas gereja yang menawarkan masker gratis.

"Beruntung saya dapat masker di gereja, karena kelupaan, tidak bawa. Biasanya sudah jarang pakai juga karena situasi pandemi sedang landai," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

42 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.