Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bulog Yogyakarta Lakukan Stabilisasi Harga Pangan di Pasar

📅 Selasa, 10 Mar 2026, 10:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Hari Raya Idul Fitri, Bulog Yogyakarta Lakukan Stabilisasi Harga Pangan di Pasar Doc: ANTARA
Ket. Ketersediaan pangan beras Bulog.

YOGYAKARTA – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta menyiapkan berbagai langkah dalam melakukan stabilisasi harga pangan di sejumlah pasar yang ada di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026.

Pemimpin Perum Bulog Kanwil Yogyakarta, Dedi Aprilyadi, di Yogyakarta, Selasa (10/3), mengatakan selain menjaga stok bahan pokok pangan tersedia, pihaknya juga terus melaksanakan berbagai langkah stabilisasi harga pangan di pasar.

"Di antaranya melalui penyaluran beras program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) serta distribusi minyak goreng Minyakita secara masif," katanya.

Menurut dia, Bulog Kanwil Yogyakarta juga secara rutin melaksanakan operasi pasar dan pasar murah di empat kabupaten dan kota di DIY dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) tersebut.

"Serta aktif melakukan pemantauan harga bahan pokok bersama Satuan Tugas (Satgas) Saber Pangan guna memastikan harga pangan pokok tetap terkendali, khususnya menjelang HBKN Idul Fitri," katanya.

Dia juga mengatakan salam waktu dekat, Bulog Kanwil Yogyakarta juga akan melaksanakan penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret.

"Langkah ini sebagai bagian dari program pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan," katanya.

Menurut dia, berbagai kegiatan yang dilakukan di wilayah DIY tersebut sejalan dengan langkah Perum Bulog secara nasional yang memastikan ketersediaan pangan tetap aman.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani dalam keterangan mengatakan secara nasional stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) mencapai sekitar 3,74 juta ton dan diproyeksikan terus meningkat seiring kegiatan penyerapan gabah dan beras di berbagai daerah.

Selain beras, kata dia, pasokan minyak goreng juga dipastikan tetap terjaga melalui kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dari pemerintah yang memberikan alokasi distribusi Minyakita bagi Bulog setiap bulannya.

Melalui berbagai langkah tersebut, Bulog bersama pemerintah terus berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di seluruh wilayah Indonesia, sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok dan harga terkendali.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

27 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.