Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jelang Akad Massal Rumah Subsidi, Kepala Staf Kepresidenan Cek Perumahan untuk MBR di Serang Banten

📅 Senin, 08 Des 2025, 09:04 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jelang Akad Massal Rumah Subsidi, Kepala Staf Kepresidenan Cek Perumahan untuk MBR di Serang Banten Doc: Kantor Staf Kepresidenan
Ket. Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari (tengah) meninjau Perumahan Pondok Banten Indah, Serang, Banten, Minggu (7/12/2025).

JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari meninjau Perumahan Pondok Banten Indah, Serang, Banten, Minggu (7/12) untuk mengecek rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), kesiapan acara akad massal dan seremoni penyerahan kunci.

Acara akad massal tersebut, yang digelar bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), BP Tapera, dan pihak pengembang, direncanakan dihadiri langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada 18 Desember mendatang.

“Ini persiapan acara akad massal 50 ribu rumah yang insya Allah akan dihadiri oleh Presiden yang diselenggarakan oleh Kementerian PKP. Jadi, ini adalah rapat persiapan menuju acara tersebut, kata Qodari dalam rilis pers yang diterima, Senin (8/12).

Menurutnya, penyediaan hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah harus memastikan kualitas bangunan, lingkungan yang tertata, serta kenyamanan bagi para penghuni.

Qodari menegaskan pemerintah ingin memastikan setiap unit rumah subsidi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penerimanya.

“Karena kebutuhan perumahan kita kan tinggi, dan ini ritmenya terus naik, tadi sudah datang, lihat perumahannya, hemat saya bagus, tertata dengan baik, kemudian juga sudah lihat ke rumah-rumahnya kualitas juga bagus, sudah ngobrol juga dengan penghuni-penghuni, ada yang sudah 4 bulan, ada yang 5 bulan, ada yang masih bujangan, ada yang sudah berkeluarga,” ungkapnya.

Qodari menambahkan kualitas perumahan subsidi harus menjadi standar baru dalam pembangunan hunian MBR di seluruh Indonesia.

Dia menilai proyek perumahan yang dikelola dengan baik akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah sekaligus memastikan bahwa bantuan perumahan benar-benar menjawab kebutuhan warga.

"Nah mudah-mudahan apa yang sudah dilihat pada hari ini bisa menjadi contoh bagi perumahan-perumahan yang lain supaya semua perumahan subsidi berkualitas dan masyarakat berpenghasilan rendah, debitur, penerima subsidi perumahan bisa mendapatkan hasil yang sebaik-baiknya,” harapnya.

Dia menegaskan keberhasilan program perumahan subsidi tidak hanya bergantung pada satu lembaga, melainkan hasil sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.

Qodari menyebut bahwa pembangunan hunian MBR merupakan kerja kolaboratif yang membutuhkan koordinasi kuat, mulai dari kementerian teknis hingga para pengembang dan pemerintah daerah.

“Dan tentunya ini semua adalah kerja keras, sebuah ekosistem perumahan yang sangat besar yang dirijennya adalah Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman yang dipimpin oleh Pak Maruarar Sirait dan setiap ibu bapak yang ada di tempat ini, terima kasih PKP," kata dia.

Selain itu, dalam kunjungannya, Qodari menyempatkan diri menyapa dan berdialog dengan para penghuni dari berbagai latar belakang.

Di antaranya, Iman Mutaqin (29), seorang sopir ekspedisi yang bangga dapat memiliki rumah sendiri melalui skema KPR dengan cicilan Rp1.200.000 per bulan selama 15 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

25 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

30 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.