Investor Masih Cemaskan Sinyak Hawkish The Fed, Simak Prediksi Rupiah Akhir Pekan Ini
📅 Jumat, 01 Agu 2025, 09:55 WIB | Oleh: Muchamad Ismail
Doc: istimewa
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melanjutkan pelemahannya, akhir pekan ini. Sentimen yang mempengaruhi pelemahan rupiah diperkirakan berasal dari global.
Presiden Komisaris HFX International Berjangka Sutopo Widodo melihat investor masih cemas dengan sinyal hawkish bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) atau mempertahankan suku bunga tinggi dan Bank Indonesia (BI) yang cenderung dovish (moneter longgar).
Karenanya, Sutopo memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarþbank, Jumat (1/8), bergerak melemah di kisaran 16.500 - 16.600 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pada penutupan perdagangan, Kamis (31/7), di Jakarta melemah sebesar 51 poin atau 0,31 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.456 rupiah per dollar AS.
Analis pasar uang Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah dipengaruhi pernyataan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) yang hawkish. “Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan melemah di kisaran 16.400-16.450 rupiah dipengaruhi oleh faktor global kenaikan index dollar yang dipicu oleh pernyataan The Fed yang hawkish,” ucapnya di Jakarta, Kamis (31/7).
Sebaiknya Anda baca juga:
Mengutip Anadolu, The Fed mempertahankan suku bunga tetap konstan di kisaran 4,25-4,5 persen pada Juli 2025.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!