Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ini Tiga Usulan Indonesia dalam Konferensi Penerbangan Sipil di India

📅 Selasa, 17 Sep 2024, 00:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Tiga Usulan Indonesia dalam Konferensi Penerbangan Sipil di India Doc: ANTARA/Rizka Khaerunnisa
Ket. Tangkapan layar - Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Maria Eka Kristi Endah Murni saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Selasa (5/9/2023).

Jakarta - Pemerintah Indonesia mengusulkan tiga hal dalam gelaran The Second Asia Pacific Ministerial Conference on Civil Aviation (Konferensi Setingkat Menteri di Asia Pasifik untuk Penerbangan Sipil), yakni peningkatan keselamatan, fasilitasi pergerakan, serta kesetaraan gender.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan M Kristi Endah Murni di Jakarta, Senin mengatakan acara yang digelar pada 10-13 September di India tersebut akan menindaklanjuti usulan yang diajukan dengan melakukan pengawasan melalui pertemuan teknis, serta kerja sama antara regulator dan operator.

"Mewakili Indonesia, kami mengapresiasi Pemerintah India selaku tuan rumah yang telah menyelenggarakan The Second Asia Pacific Ministerial Conference on Civil Aviation 2024 telah berjalan lancar dan menghasilkan komitmen para Menteri Asia Pasifik di bidang penerbangan," katanya.

Ia menjelaskan untuk peningkatan keselamatan (Global Aviation Safety Plan/GASP), Indonesia mengusulkan agar kawasan Asia Pasifik meningkatkan target-target sesuai dengan kemampuan masing-masing, serta selaras dengan kebutuhan, ekspektasi negara anggota, dan industri penerbangan.

Untuk fasilitasi terkait pergerakan orang, barang, kru dan pesawat pada bandara internasional, dilakukan menggunakan pengembangan teknologi pada saat pemeriksaan dokumen perjalanan, serta monitoring intensif terhadap penggunaan teknologi tersebut.

Sementara untuk kesetaraan gender, diusulkan karena Indonesia melihat adanya peran penting wanita dalam industri penerbangan, mengingat di Tanah Air saat ini terdapat 587 inspektur dan teknisi wanita, 595air traffic controller, 416 pilot wanita dan 173aeronautical communication officerwanita.

Lebih lanjut, ia mengatakan implementasi dari konferensi tersebut dilakukan melalui peningkatan koordinasi yang intensif dan bimbingan teknis mengenai mekanisme audit, termasuk sistem penilaian kepada masing-masing negara yang dilakukan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO).

Selanjutnya, menerapkan penurunan emisi karbon dengan melakukan langkah kolaborasi antar negara Asia Pasifik khususnya untuk penggunaan bahan bakar rendah karbon, dan sumber energi yang ramah lingkungan.

Dirinya mengatakan, pada sesi akhir para Menteri menyepakati Delhi Ministerial Declaration 2024 yang berisi soal keselamatan dan keamanan penerbangan, navigasi, fasilitasi, kesetaraan gender dalam dunia penerbangan, penyediaan sumber daya, serta pengesahan perjanjian udara internasional, dengan tujuan untuk mewujudkan penerbangan sipil yang aman, terjamin, efisien, layak secara ekonomi, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

57 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.