Imigrasi Gunakan 'Bodycam' Demi Transparansi dan Perlindungan Petugas
📅 Jumat, 25 Jul 2025, 14:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Sekretaris Direktorat Jenderal Imigrasi Sandi Andaryadi mengatakan petugas imigrasi kini menggunakan kamera di badan atau bodycam sebagai upaya untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, hingga perlindungan petugas di lapangan.
Langkah tersebut telah mulai dilakukan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta, ditandai dengan penyematan bodycam secara simbolis oleh Sandi kepada lima petugas imigrasi setempat saat apel di Tangerang, Jumat.
“Dengan adanya bodycam, setiap interaksi dan tindakan petugas akan terekam, memastikan kepatuhan terhadap prosedur, serta menjadi bukti objektif jika terjadi insiden. Ini juga merupakan upaya penguatan pengawasan internal demi pelayanan keimigrasian yang bersih dan profesional,” kata Sandi sebagaimana keterangan diterima di Jakarta.
Dia menjelaskan alasan utama untuk mengadopsi penggunaan bodycam dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, khususnya di TPI Bandara Internasional Soekarno-Hatta, ialah demi meningkatkan akuntabilitas dan transparansi.
Selain itu, bodycam juga dinilai dapat melindungi para petugas karena rekaman video yang dihasilkan dapat membuktikan bilamana petugas telah bertindak sesuai dengan prosedur yang berlaku.
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun mulai Jumat (25/7/2025) ini, sedikitnya 24 personel di TPI Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan petugas pengampu fungsi intelijen akan dilengkapi dengan bodycam.
“Seluruh petugas imigrasi harus siap untuk diawasi, dievaluasi, dan bertanggung jawab penuh atas setiap tindakan dan keputusan yang diambil selama menjalankan tugas,” ucap Sandi.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Kepatuhan Internal Direktorat Jenderal Imigrasi Barron Ichsan menekankan kepada jajarannya mengenai pentingnya membangun budaya kepatuhan, keterbukaan, dan kejujuran dalam organisasi.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Secara keseluruhan, momentum ini menjadi bentuk komitmen jajaran pegawai Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta terhadap modernisasi, profesionalisme, dan upaya untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan adil bagi petugas maupun masyarakat,” katanya.
Apel tersebut dilaksanakan pada Jumat dini hari agar tidak mengganggu aktivitas dengan diikuti oleh 436 personel. Usai apel, perwakilan pegawai Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta menandatangani pakta integritas.
Pakta integritas itu menjadi bentuk komitmen bersama menegakkan etika kerja, menghindari praktik penyimpangan, serta terus memberikan pelayanan publik yang bersih dan berintegritas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!