IAEA: Ketinggian Air di Kolam Pendingin PLTN Zaporizhzhia Terus Turun
📅 Senin, 05 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Xinhua/HO-IAEA
Wina - Ketinggian air di kolam pendingin pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Ukraina, yang sangat penting bagi keamanan nuklir fasilitas tersebut, terus menurun selama beberapa pekan terakhir, demikian disampaikan Badan Energi Atom Internasional (International Atomic Energy Agency/IAEA) pada Jumat (2/8).
"Jika tren ini terus berlanjut, staf PLTN Zaporizhzhia mengonfirmasikan bahwa memompa air dari kolam akan segera menjadi hal yang menantang," kata IAEA dalam sebuah pernyataan. "Menjaga ketinggian air kolam menjadi lebih sulit karena cuaca musim panas yang terik."
IAEA mengatakan bahwa menjaga ketinggian air kolam menjadi lebih sulit karena cuaca musim panas yang terik.
"Menurunnya ketinggian air di kolam pendingin masih menjadi sumber kekhawatiran yang potensial," kata Direktur Jenderal IAEA Rafael Grossi, seraya menambahkan bahwa badan tersebut akan terus memantau dan mengamati situasi di PLTN itu secara saksama guna memastikan pasokan air pendingin yang cukup bagi kebutuhan pembangkit tersebut setiap saat.
Tim pakar IAEA yang ditempatkan di PLTN Zaporizhzhia terus mendengar aktivitas militer pada jarak yang berbeda-beda dari PLTN tersebut selama sepekan terakhir. Tim itu juga "melihat asap yang membubung di kejauhan beberapa kali dalam sepekan terakhir, yang menurut laporan PLTN Zaporizhzhia disebabkan oleh kebakaran," bunyi pernyataan tersebut
Keenam reaktor di PLTN Zaporizhzhia masih dalam kondisi cold-shutdown, menurut badan pengawas nuklir Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!