Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gunakan Senjata Tajam, Penculik Bayi di Kendari Masih DIkejar Polisi

📅 Kamis, 05 Jan 2023, 18:26 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunakan Senjata Tajam, Penculik Bayi di Kendari Masih DIkejar Polisi Doc: istimewa
Ket. Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Fathurrahman saat diwawancara di Kendari terkait penculikan bayi berusia sembilan bulan di daerah tersebut, Kamis (5/1/2023)

Kendari - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Kendari, Polda Sulawesi Tenggara mengejar pelaku penculik seorang bayi berusia sembilan bulan yang menggunakan senjata tajam (sajam) di Kota Kendari.

Kapolresta Kendari Kombes Pol Muhammad Eka Fathurrahman di Kendari, Kamis (5/1) mengatakan pihaknya menerima laporan penculikan seorang bayi berusia 9 bulan bernama Askah diculik oleh orang tidak dikenal (OTK) di Kelurahan Kendari Caddi, Kecamatan Kendari, Kota Kendari.

"Pencarian terhadap pelaku dengan mengerahkan Buser 77 Satreskrim, jajaran Opsnal intel dan Polsek jajaran," katanya di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Aksi penculikan bayi tersebut dilakukan orang tak dikenal pada siang hari saat bayi malang tersebut masih dalam penjagaan ayahnya bernama La Saali.

Eka menjelaskan, peristiwa penculikan terjadi sekitar pukul 12.00 Wita, saat ayah korban sedang menjaga anaknya, kemudian datang orang tidak di kenal masuk ke lorong dalam rumah dan langsung merampas bayi korban.

Saat itu, ayah korban melakukan perlawanan dan berusaha mempertahankan bayinya dari OTK itu, namun pelaku melakukan penganiayaan dengan menggunakan parang yang mengenai telapak tangan orang tua bayi itu.

Akibat kejadian tersebut tangan ayah bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut luka di sebelah kiri.

Setelah itu, lanjut Eka, orang tua bayi kemudian mundur dan pelaku langsung melarikan diri membawa bayi tersebut dengan menggunakan kendaraan roda dua warna hitam.

Polresta Kendari yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan penyidikan serta memeriksa kedua orang tua bayi tersebut. Selain itu, polisi juga dikerahkan untuk melakukan pengejaran terhadap OTK tersebut.

Belum diketahui pasti identitas dan motif pelaku melakukan aksi penculikan itu, namun kepolisian sudah kantongi ciri-ciri pelaku

"Untuk memudahkan proses penangkapan, kami masih rahasiakan dulu sebab anggota kami sedang melakukan pengejaran," ujar dia.

Eka berharap keluarga korban tetap bersabar sembari menunggu perkembangan terbaru dari aparat kepolisian yang sedang mengejar pelaku.

Polisi juga menyebar foto bayi tersebut guna membantu pencarian korban.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

27 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.