Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gandeng BSSN, AirNav Indonesia Perkuat Keamanan Sistem Navigasi Penerbangan

📅 Jumat, 04 Jul 2025, 16:20 WIB | Oleh:
Gandeng BSSN, AirNav Indonesia Perkuat Keamanan Sistem Navigasi Penerbangan Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA – AirNav Indonesia bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melaksanakan kerjasama strategis dalam memperkuat keamanan sistem Operational Technology (OT) terhadap sistem navigasi penerbangan. Kolaborasi sendiri ini merupakan bagian dari Program Perlindungan Infrastruktur Informasi Vital (IIV) Nasional, yang dijalankan BSSN, khususnya pada sektor transportasi udara.

”Kegiatan ini, yang merupakan implementasi dari amanat Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2022 serta peraturan-peraturan turunannya, terutama terkait pelindungan terhadap infrastruktur informasi vital nasional,” ungkap Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia, Nurcahyo, dalam Kegiatan Audiensi Identifikasi Sistem Operational Technology (OT) oleh BSSN, yang digelar di Kantor Airnav Indonesia Cabang Jakarta Air Traffic Service Center (JATSC), Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (4/7).

Sebagai satu-satunya pengelola layanan navigasi penerbangan di Indonesia, keamanan data dan siber yang dijalankan oleh Airnav Indonesia harus memiliki pondasi yang kuat dan aman dari ancaman siber transportasi udara. Oleh karena itu, menurutnya, kolaborasi antara AirNav Indonesia dengan BSSN dalam hal ini sangat dibutuhkan.

Tidak hanya untuk melakukan identifikasi dan penilaian risiko, namun juga untuk merumuskan langkah-langkah mitigasi dan peningkatan kapasitas secara berkelanjutan.

”Kami berharap, melalui kegiatan ini, kami dapat membangun pemahaman yang lebih dalam terhadap sistem OT di JATSC, serta menyusun rencana tindak lanjut yang konkret dalam rangka penguatan pelindungan IIV,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Jakarta Air Traffic Service Center merupakan pusat pengendali lalu lintas udara yang dikelola AirNav Indonesia dengan sistem operasional yang kompleks dan krusial. Sistem Air Traffic Control Automation merupakan salah satu dari Sistem Elektronik yang dikategorikan sebagai infrastruktur informasi vital.

”Karena itu, memastikan keamanan sistem OT menjadi prioritas utama kami Identifikasi, pengukuran tingkat kematangan keamanan siber, serta upaya peningkatan kapasitas terus dilakukan, termasuk melalui pembentukan tim tanggap insiden (AirNav-CSIRT), implementasi Security Information and Event Management (SIEM), serta asesmen IKAS (Instrumen Kematangan Keamanan Siber),” lanjut Nurcahyo.

AirNav juga menurut dia, juga menargetkan pencapaian Level 4 dalam asesmen IKAS 2025 sebagai bukti peningkatan berkelanjutan terhadap keamanan siber. Selain itu, kegiatan ini turut diisi dengan kunjungan lapangan ke fasilitas sistem otomasi ATC (Air Traffic Control) di JATSC, memperkuat pemahaman teknis dan strategis dalam pelindungan aset digital dan operasional.

Sebaiknya Anda baca juga:

Pada kesempatan yang sama, Direktur Keamanan Siber dan Sandi TIK, Media, dan Transportasi BSSN, Nur Achmadi Salmawan, memaparkan, tujuan dari kunjungan kerja yang dilakukan BSSN saat itu, antara lain adalah untuk mengumpulkan informasi spesifik mengenai jenis sistem operational technology yang diimplementasikan oleh AirNav Indonesia. Kemudian mengidentifikasi vendor dan model produk kunci dalam sistem kritikal, serta memahami status serta persepsi perusahaan terhadap sertifikasi jaminan fungsi keamanan pada produk operational technology tersebut.

Nur Achmadi menjelaskan, pelindungan Infrastruktur Informasi Vital (IIV) bertujuan untuk melindungi keberlangsungan penyelenggaraan IIV secara aman, andal, dan terpercaya. Tujuan lainnya adalah mencegah terjadinya gangguan, kerusakan, maupun atau kehancuran pada IIV akibat serangan siber serta ancaman kerentanan lainnya.

”Serta untuk meningkatkan kesiapan dalam menghadapi insiden Siber dan mempercepat pemulihan dari dampak Insiden Siber. Kami berharap, melalui kerja sama ini, kita tidak hanya dapat memitigasi risiko, namun juga membangun sistem yang lebih tangguh terhadap potensi ancaman siber yang semakin canggih,” ujarnya.

AirNav Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan BSSN, dan menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keselamatan dan kelancaran navigasi penerbangan melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Penyelenggaraan keamanan sistem navigasi penerbangan memerlukan kolaborasi yang erat dengan lembaga seperti BSSN, untuk memastikan perlindungan menyeluruh terhadap infrastruktur vital nasional. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapan, ketangguhan, dan keandalan sistem kami dalam menjaga keselamatan penerbangan di Indonesia,” tutup Nurcahyo. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.