Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Film Animasi Demon Slayer Mendominasi Peringkat Box Office Teratas Jepang

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 13:35 WIB | Oleh:
Film Animasi Demon Slayer Mendominasi Peringkat Box Office Teratas Jepang Doc: Cartoon Brew
Ket. Film Animasi Jepang "Demon Slayer".

TOKYO - Versi terbaru dari anime blockbuster "Demon Slayer" telah menjadi film terlaris kedua sepanjang masa di Jepang, data menunjukkan, Selasa (16/9). Artinyam mega-waralaba tersebut saat ini mendominasi dua posisi teratas dalam peringkat box office sepanjang masa negara itu.

"Demon Slayer", kisah pendekar pedang remaja Tanjiro Kamado dan rekan-rekannya dalam misi membunuh iblis pemakan manusia, sangat populer baik di dalam maupun luar Jepang karena animasinya yang memukau dan tema-tema yang relevan seperti persahabatan dan ikatan kekeluargaan.

Dalam waktu 60 hari sejak dirilis, film tersebut berhasil meraup penjualan tiket sebesar 33 miliar yen (Rp3,6 triliun) di dalam negeri, kata distributor pada hari Selasa.

Artinya, film ini kini telah melampaui mahakarya Studio Ghibli tahun 2001 "Spirited Away", yang meraup pendapatan sebesar 31,6 miliar yen, sebagai film terlaris kedua, menurut pelacak penjualan film Kogyo Tsushinsha.

Prestasi itu diraih setelah film berdurasi 155 menit itu menduduki peringkat pertama di box office Amerika Utara akhir pekan ini dengan rekor debut genre tersebut sebesar $70 juta.

"Kami berharap fandom 'Demon Slayer' akan berkembang lebih jauh," kata distributor Aniplex.

Dengan pencapaian terbarunya ini, serial ini kini hanya bisa mengungguli dirinya sendiri, setelah film pertamanya pada tahun 2020 berhasil meraup pendapatan sebesar 40,7 miliar yen.

Film terbarunya -- film pertama dari trilogi penutup seri -- digembar-gemborkan di Jepang, mulai dari iklan stasiun kereta raksasa hingga iklan TV yang tak ada habisnya, dan bahkan seni sawah yang dibintangi Tanjiro.

"Saya menangis setiap kali," kata Yuri Kamada (22) kepada AFP di Grand Cinema Sunshine di pusat anime Tokyo, Ikebukuro, setelah menonton film tersebut untuk ketiga kalinya.

Bukan hanya manusia tetapi musuh-musuh mereka digambarkan dengan sangat bijaksana sehingga "saya dapat dengan mudah bersimpati dengan setan juga", katanya.

Awalnya ditulis oleh seniman buku komik Koyoharu Gotouge kemudian dianimasikan oleh studio Ufotable, "Demon Slayer" sering dipuji karena menetapkan standar baru untuk sinematografi anime. 

Efek visual yang memukau meresapi film terbaru yang menampilkan pertarungan akrobatik secepat kilat dengan iblis di kastil kaleidoskopik dengan deretan lantai yang tak terbatas.

Aksesibilitas relatif Demon Slayer juga membedakannya dari raksasa manga lain seperti "One Piece", yang mencakup lebih dari 100 volume.

"Tidak seperti 'One Piece' atau 'Dragon Ball', ini adalah seri yang agak pendek sekitar 20 volume, dan saya menghargai alurnya yang sederhana dan mudah dipahami," kata Reo Takagi, seorang mahasiswa Tokyo berusia 19 tahun, setelah menonton keduanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

45 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.