Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Empat OPD di DIY Raih Predikat Opini Kualitas Tertinggi dari Ombudsman

📅 Rabu, 15 Feb 2023, 01:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Empat OPD di DIY Raih Predikat Opini Kualitas Tertinggi dari Ombudsman Doc: ANTARA/HO/Pemda DIY
Ket. Kepala Perwakilan Ombudsman RI (ORI) DIY Budhi Masthuri menyerahkan hasil penilaian dan piagam penghargaan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, Yogyakarta, Selasa (14/2/2023)

Yogyakarta - Sebanyak empat organisasi perangkat daerah (OPD) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta masuk zona hijau dengan meraih predikat opini kualitas tertinggi atau kategori A dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI).

Empat OPD tersebut yakni Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) DIY, Dinas Kesehatan DIY, Dinas Sosial DIY, serta Dinas Perizinan dan Penanaman Modal (DPPM) DIY.

"Alhamdulillah persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik di DIY itu positif," kata Kepala Perwakilan Ombudsman RI DIY Budhi Masthuri usai menyerahkan hasil penilaian dan piagam penghargaan Predikat Kepatuhan Standar Pelayanan Publik Tahun 2022 kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, Yogyakarta, Selasa.

Budhi mengatakan dari empat OPD DIY tersebut, Dinas Dikpora DIY meraih nilai tertinggi, yakni 94.43.

"Ini kejutan bagi kami karena Dinas Pendidikan termasuk yang intens berkoordinasi dengan kita terkait dengan bahan laporan. Tapi mereka tanggapannya bagus sehingga menyebabkan nilainya bagus. Tidak hanya soal banyak laporan tapi bagaimana laporan itu direspon. Itu yang kita apresiasi untuk Dinas Pendidikan," kata dia.

Sri Sultan HB X, ujar Budhi, menyambut baik sekaligus mendorong agar kolaborasi bersama ombudsman dapat diteruskan dan ditingkatkan.

Ombudsman juga diminta untuk memberikan masukan perbaikan bagi OPD-OPD, baik yang sedang menjalani proses penilaian maupun yang tidak.

Menurutnya, secara keseluruhan OPD di DIY tidak memiliki catatan apa pun sebagai bahan perbaikan.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan ORI DIY kepada 50 responden yang menggunakan layanan, responden tersebut memberikan persepsi yang positif terhadap layanan publik di DIY.

"Di provinsi atau kabupaten lain itu ada yang memberi catatan, misalkan pelayanannya lambat, kemudian masih ada pungli. Tapi untuk DIY, dari sekitar 50-an responden yang kita wawancarai yaitu yang menggunakan layanan, mereka memberikan persepsi yang positif terhadap layanan publik di DIY," katanya menjelaskan.

Dia mengatakan dalam menilai kepatuhan penyelenggaraan pelayanan publik, Ombudsman RI mengukur dari empat dimensi dan indikator yang mencakup standar pelayanan.

Empat dimensi penilaian tersebut yaitu input, proses, output, dan pengaduan.

Ia berharap kolaborasi antara Ombudsman RI, Ombudsman RI Perwakilan DIY dengan pemerintahan di DIY termasuk kabupaten/kota semakin baik sehingga saling memberikan dukungan untuk perbaikan.

"Harapan kami, keterbukaan, responsif, kolaborasi tetap menjadi agenda bersama," kata Budhi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.