Dua Anak Tewas Ditikam Seorang Remaja di Kelas Tari di Inggris, 6 Terluka Parah
📅 Selasa, 30 Jul 2024, 09:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP/Darren Staples
LONDON - Dua anak tewas dan sembilan lainnya terluka, enam kritis, seteleh seorang remaja menyerang dengan pisau di sebuah kelas dansa di Inggris utara pada hari Senin, kata polisi.
Seorang pria berusia 17 tahun telah ditangkap atas dugaan pembunuhan dan percobaan pembunuhan atas serangan di Southport, dekat Liverpool di barat laut Inggris, yang juga menyebabkan dua orang dewasa mengalami luka kritis, kata Polisi Merseyside dalam konferensi pers.
Kepala polisi Serena Kennedy mengatakan polisi antiteror telah menawarkan bantuan, tetapi serangan peristiwa itu tidak diperlakukan sebagai serangan terkait teror, dan motivasinya tidak jelas.
Semua yang terluka karena ditikam, tambahnya.
Perdana Menteri Keir Starmer mengatakan kepada media bahwa "peristiwa hari ini benar-benar mengerikan, seluruh negara sangat terkejut.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Belasungkawa untuk para korban, keluarga, sahabat, dan masyarakat luas. Hampir tidak mungkin membayangkan kesedihan yang mereka rasakan," tambahnya.
Polisi mendapat laporan dari sebuah properti yang menyelenggarakan kelas dansa bertema Taylor Swift untuk anak-anak kecil sesaat sebelum tengah hari.
Petugas "terkejut saat mengetahui banyak orang, banyak di antaranya anak-anak, menjadi sasaran serangan brutal", ungkapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tersangka tampaknya berjalan masuk dari jalan dan mulai menyerang anak-anak, sementara orang dewasa di ruangan itu mencoba melindungi mereka, tambah Kennedy.
Petugas bersenjata menahan tersangka dan menyita pisau.
"Sebagai seorang ibu dan nenek, saya tidak dapat membayangkan rasa sakit dan penderitaan yang dialami keluarga korban," kata Kennedy.
Layanan Ambulans Barat Laut (NWAS) merawat 11 korban dengan luka tusuk di tempat kejadian, kemudian dibawa dengan ambulans dan helikopter ke Rumah Sakit Anak Alder Hey, dan rumah sakit lain di daerah setempat.
Rumah Sakit Anak Alder Hey berkata: "Kami dapat mengonfirmasi pihak berwenang telah menyatakan insiden besar."
Pemilik bisnis lokal Colin Parry, salah seorang yang menelepon polisi, mengatakan kepada kantor berita Association Press ia yakin beberapa "gadis muda" telah ditikam.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!