Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Kemenkop UKM Jalankan Tiga Program UMKM di NTT

📅 Kamis, 07 Agu 2025, 12:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Kemenkop UKM Jalankan Tiga Program UMKM di NTT Doc: Antara Foto
Ket. Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM N. Riza Damanik (ketiga dari kiri)

Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) melaksanakan tiga program unggulan pengembangan UMKM di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk menciptakan ekosistem kewirausahaan yang tidak lagi parsial dan sektoral.

“Ada tiga program unggulan yang kami laksanakan sebagai akselerasi pengembangan UMKM di NTT dalam waktu 4-5 bulan ke depan,” kata Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM N Riza Damanik dalam rapat koordinasi lintas kementerian di Kupang, Rabu (6/8).

Ia mengatakan program pertama adalah mempercepat transformasi UMKM di NTT dari yang sebelumnya sebagian besar sektor informal ke sektor formal.

“Langkah ini kami lakukan lewat Festival Kemudahan dan Pelindungan Usaha Mikro. Tahun ini, festival digelar di 18 provinsi dan sudah terlaksana di tiga provinsi. Untuk NTT dijadwalkan pada bulan Oktober,” katanya.

Ia menjelaskan festival ini menyediakan 21 layanan yang diintegrasikan ke lintas kementerian lembaga, sehingga diharapkan UMKM NTT semakin mudah mendapatkan sejumlah fasilitas sertifikasi maupun perizinan.

Sementara program yang kedua adalah peningkatan kualitas dan kuantitas penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) di NTT.

Dalam hal ini, pihaknya mendorong agar Bank NTT bisa direaktivasi untuk dapat kembali menyalurkan KUR bagi masyarakat. Untuk itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Gubernur NTT untuk melakukan aktivasi layanan KUR ini.

“Tahun ini juga pemerintah menargetkan 2,3 juta debitur baru. Pada semester pertama 2025 telah tercapai 1 juta debitur, sehingga akan terus ditingkatkan dan ini peluang bagi NTT untuk mendapat akses KUR,” katanya.

Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya partisipasi para kepala daerah dalam mendorong pemanfaatan KUR yang lebih lebih luas dan efektif bagi pelaku usaha.

“Yang ketiga adalah program perluasan keterlibatan UMKM dalam ekosistem Makan Bergizi Gratis (MBG),” ucapnya.

Ia menyebutkan program yang telah diluncurkan oleh Menteri UMKM dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) ini bertujuan memperluas ekosistem bagi UMKM dengan memenuhi kebutuhan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah.

“Kami mengajak UMKM untuk ikut pelatihan lalu dikurasi. Supaya UMKM lokal bisa mendistribusikan kebutuhan dapur-dapur SPPG. Dengan harapan UMKM bisa semakin pasti akses pasoknya dan lapang pekerjaan juga semakin terbuka luas,” kata dia.

Untuk itu, pihaknya akan bersinergi dengan para kepala daerah untuk semakin membuka ruang kepada pelaku UMKM lokal dalam mengakses ekosistem ekonomi dari MBG ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

46 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.