Dorong Desentralisasi Komunikasi hingga Level Terbawah, Kementerian BUMN Gelar “Workshop Komunikasi dan Optimasi AI untuk Media Sosial
📅 Rabu, 05 Mar 2025, 11:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: dok
Bandung – Komunikasi yang kuat dan strategis menjadi kunci keberhasilan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam menjaga kepercayaan publik dan menjalankan perannya sebagai agen pembangunan. Untuk memperkuat strategi komunikasi hingga ke level terbawah, Kementerian BUMN menggelar “Workshop Komunikasi dan Optimasi AI untuk Media Sosial” pada 21-22 Februari 2025 di Bandung.
Sekretaris Perusahaan IFG, Denny S. Adji, turut menyambut baik diadakannya workshop Komunikasi "Desentralisasi komunikasi dan AI di IFG bukan sekadar efisiensi, tetapi juga membangun kecepatan dan akurasi dalam pembuatan materi komunikasi khususnya digital.
Ini adalah upaya strategis BUMN untuk memastikan pesan yang informatif, konsisten, meningkatkan kualitas konten, dan mendukung transformasi digital demi keterlibatan lebih erat dengan masyarakat dan stakeholder.”
Workshop ini diikuti oleh 121 peserta yang terdiri dari perwakilan tim komunikasi dan pengelola media sosial di berbagai BUMN. Kegiatan ini juga mencakup site visit ke PT Pos Indonesia serta kunjungan ke dua UMKM binaan Rumah BUMN, yaitu Kampung Radjoet (Rumah BUMN Pertamina) dan Batik Dama Karya (Rumah BUMN BRI).
Sementara itu Arya Sinulingga, Staf Khusus Menteri BUMN menyampaikan bahwa Workshop ini menandai perubahan pola komunikasi di lingkungan BUMN.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Terima kasih ini kita ngomongin tentang workshop komunikasi, perubahannya ada. Tahun ini memang kita mengubah pola komunikasi. Kalau dulu tahun lalu kita ngomongin social media rangers, kalau sekarang kita sudah masuk kepada supaya semua BUMN, sampai cabang-cabangnya, ngomongin komunikasi. Karena BUMN ini punya potensi besar untuk komunikasi,” ujar Arya dalam sambutannya.
Komunikasi yang Efektif Dimulai dari Desentralisasi
Di era digital, komunikasi yang efektif tidak hanya terpusat pada kantor pusat atau tim humas di tingkat korporasi, tetapi harus merata hingga ke setiap unit kerja. “Namanya komunikasi, yang paling baik adalah desentralisasi. Harus membuat komunikasi sampai dengan level terbawahnya,” lanjut Arya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan sistem komunikasi yang terdesentralisasi, setiap unit di BUMN memiliki pemahaman yang sama dalam menyampaikan pesan kepada publik. Ini akan memastikan bahwa informasi yang diberikan akurat, transparan, dan konsisten, sesuai dengan strategi komunikasi perusahaan.
Sebaliknya, kesalahan dalam komunikasi bisa berdampak besar bagi perusahaan. “Salah komunikasi akan membuat goyah sebuah lembaga atau perusahaan. Komunikasi itu pentingnya bukan main. Di samping itu, kesalahan komunikasi dapat menghilangkan opportunity perusahaan,” tegas Arya Sinulingga, Staf Khusus Menteri BUMN. Oleh karena itu, setiap individu yang bertanggung jawab atas komunikasi di BUMN perlu memahami pentingnya menyampaikan pesan dengan benar dan tepat sasaran.
Topik utama yang dibahas dalam workshop ini meliputi:
* Desentralisasi komunikasi di lingkungan BUMN untuk memastikan keselarasan pesan dari pusat hingga cabang dan unit terkecil.
* Strategi komunikasi digital berbasis AI guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyampaian informasi.
* Storytelling dan branding BUMN di media sosial sebagai upaya membangun citra positif perusahaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!