Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinas KPKP Bantu Pemasaran Rumput Laut

📅 Rabu, 06 Sep 2023, 06:01 WIB | Oleh:
Dinas KPKP Bantu Pemasaran Rumput Laut Doc: Kominfotik Kepulauan Seribu
Ket. Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tidung Sejahtera, Kelurahan Pulau Tidung, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, panen 895 kilogram rumput laut jenis Eucheuma Cottoni.Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya mengatakan, hasil panen rumput laut jenis eucheuma cottoni ini sebanyak 895 kilogram. Dari hasil panen ini, pihaknya telah mencoba memfasilitasi dalam promosi dan pemasaran, Selasa (5/9).

JAKARTA - Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) membantu promosi dan pemasaran rumput laut yang dipanen Kelompok Pembudi Daya Ikan (Pokdakan) Tidung Sejahtera, Pulau Tidung, Kepulauan Seribu Selatan. Pokdakan telah memanen 895 kilogram rumput laut jenis eucheuma cottoni.

Budi daya ini juga hasil kerja sama dengan KPKP dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kepala Sudin KPKP Kepulauan Seribu, Devi Lidya, mengatakan dari 895 kilogram lumput laut yang dipanen, sebanyak 500 kilogram telah dibeli suplier dari Pulau Harapan.

"Harganya 5.000 per kilogram. Sisanya, 495 kilogram dijadikan bibit kembali guna menjaga ketersedian stok," ujar Devi dikutip jakartagoid, Selasa (5/9). "Kami juga mencoba memfasilitasi dalam promosi dan pemasarannya," tambah Devi.

Menurut Devi, budi daya rumput laut yang dilakukan warga di beberapa perairan Kepulauan Seribu semakin berkembang. Kemudian, yang menggembirakan hasil panenannya sangat baik. Hal itu tidak terlepas dari pembinaan berbagai pihak baik pemerintah daerah maupun yayasan dan lembaga.

"Kita akan terus pantau dan bina para kelompok budi daya rumput laut ini. Kita harapkan kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepulauan Seribu," ucapnya. Budi daya rumput laut tidak terlalu sulit. Selain itu, lahannya tersedia sangat luas.

Sedangkan Penyuluh Perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Fauzi Rahman, menambahkan bahwa pertumbuhan atau penyebaran rumput laut dipengaruhi oleh kondisi lingkungan biofisik, perairan, dan kondisi iklim. Maka dari itu, diperlukan ketekunan dalam perawatannya.

"Apabila cuaca tengah fluktuatif maka pertumbuhannya sangat rentan gagal. Maka, dalam melakukan budi daya rumput laut memang diperlukan ketekunan dalam merawat. Tidak sulit, hanya sekali lagi perlu ketekunan," tuturnya.

Ketua Pokdakan Tidung Sejahtera, Dahlan, menjelaskan bibit awal rumput laut ini sebanyak 400 kilogram. Bibit sebanyak ini selanjutnya akan ditanam dengan menggunakan tali.

Tiap-tiap tali sepanjang 15 meter. Setiap talinya dipasang bibit rumput laut. Pemasangan nantinya diberi jarak satu jengkal. Ini tujuannya untuk memudahkan rumput laut tumbuh dan berkembang biak.

"Untuk panen, kami menjadwalkan dua bulan sekali. Jika kelamaan tidak bagus karena akan tua dan rontok rumput lautnya. Saat ini, anggota kelompok kami sebanyak 13 orang," jelas Dahlan. wid/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.