Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Danantara Dorong ‘Waste to Energy’: Sampah Jadi Listrik, Kota Jadi Bersih

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Danantara Dorong ‘Waste to Energy’: Sampah Jadi Listrik, Kota Jadi Bersih Doc: ANTARA
Ket. Pengolahan sampah di Intermediate Treatment Facility (ITF) Pasar Niten Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

JAKARTA – Konversi sampah menjadi energi memiliki arti strategis bagi keberlanjutan lingkungan sekaligus ketahanan energi nasional.

Dengan meningkatnya volume sampah seiring pertumbuhan penduduk dan urbanisasi, pengelolaan konvensional melalui TPA sudah tidak lagi memadai.

Teknologi waste to energy (WtE) mampu mengurangi timbunan sampah sekaligus menghasilkan listrik atau bahan bakar alternatif, sehingga menghadirkan solusi ganda: menekan pencemaran dan memperkuat pasokan energi.

Selain itu, penerapan WtE dapat mendorong efisiensi ekonomi sirkular, menciptakan nilai tambah dari limbah, dan membuka peluang investasi baru di sektor energi hijau.

Dalam jangka panjang, langkah ini tidak hanya membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, tetapi juga meningkatkan kemandirian energi daerah dengan memanfaatkan sumber daya lokal yang selama ini terbuang.

Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) mengungkapkan platform konversi sampah menjadi energi atau Waste to Energy (WTE) digunakan untuk mengatasi masalah sampah di perkotaan.

"Salah satu model kita akan coba berinvestasi dengan membuat platform WTE. Dan kembali lagi bahwa kolaborasi itu penting. Ini salah satu program penting dari Danantara," ujar Managing Director Investment Danantara Stefanus Ade Hadiwidjaja di Jakarta, Kamis (10/9).

Danantara akan mulai mengeksekusi platform atau proyek WTE dengan fokus pada beberapa kota besar terlebih dulu.

"Pada akhirnya kita akan coba lihat terutama kota-kota yang bisa menghasilkan sampah 1.000 ton per hari," kata Stefanus.

Menurut dia, Danantara berharap dapat bergerak cepat dan bekerja sama dengan pemerintah daerah, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, PLN serta investor swasta nasional maupun global dalam rangka mengatasi isu sampah di berbagai kota ini.

"Kolaborasi itu penting, dan ini adalah salah satu contoh nyata proyek atau program dari Danantara dalam berinvestasi yang ada kaitannya erat dengan green environment (keberlanjutan lingkungan)," kata Stefanus.

WTE telah diadopsi oleh banyak kota dan negara lain sebagai solusi jangka panjang untuk pengelolaan sampah.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo menginstruksikan percepatan penanganan sampah melalui skema hulu seperti tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS-3R) dan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST), serta hilir seperti Waste to Energy (WTE) dan Refuse-derived Fuel (RDF), dengan melibatkan pemerintah daerah sesuai UU Nomor 18 Tahun 2008.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan strategi telah disusun bersama, sedangkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut 33 tempat pembuangan akhir (TPA) menjadi fokus konversi sampah menjadi energi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

52 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.