Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Chico Dwi Wardoyo Juara Taiwan Open 2023

📅 Senin, 26 Jun 2023, 06:32 WIB | Oleh:
Chico Dwi Wardoyo Juara Taiwan Open 2023 Doc: Foto: Twitter @BadmintonTalk
Ket. Percaya Diri dan Ketenangan Chico I Pebulutangkis Indonesia, Chico Aura Dwi Wardoyo berdiri di podium kemenangan usai menjuarai Taiwan Open 2023, di laga final yang berlangsung Minggu (25/6) di Tian-Mu Arena. Chico berhasil mengalahkan wakil tuan rumah Su Li Yang dua gim langsung 23-21, 21-15. Asisten pelatih tunggal putra utama Indonesia, Harry Hartono, mengatakan kunci kemenangan pemain asuhannya dalam final kali ini adalah percaya diri dan ketenangan yang dimiliki Chico.

JAKARTA - Indonesia berhasil merebut satu gelar di Taiwan Open 2023 melalui tunggal putra, Chico Aura Dwi Wardoyo. Di laga final yang berlangsung Minggu (25/6) di Tian-Mu Arena Chico berhasil mengalahkan wakil tuan rumah Su Li Yang dua gim langsung 23-21, 21-15.

Asisten pelatih tunggal putra utama Indonesia, Harry Hartono, mengatakan kunci kemenangan pemain asuhannya dalam final kali ini adalah percaya diri dan ketenangan yang dimiliki Chico. Selain itu, dukungan tim juga membuat kebugaran Chico bisa terus terjaga sampai laga final.

"Ketenangan dan percaya diri Chico menjadi kunci kemenangannya di final. Kalau melihat dari babak awal sampai di final grafiknya naik terus sehingga bisa jalankan strategi dari pelatih dan berani ambil keputusan saat di lapangan," ujar Harry dalam keterangan tertulis yang diterima Minggu.

Dia juga menjelaskan tim pelatih mengarahkan Chico untuk melakukan evaluasi dan mengambil sisi positif dari hasil kejuaraan sebelumnya. "Evaluasinya lebih banyak di pola main dan strategi. Dan sisi positifnya harus lebih ada motivasi untuk bermain lebih baik di Taiwan dan ambil gelar juara," sambungnya.

Evaluasi dari tiga turnamen yang diikuti Chico sebelum tampil di Taiwan Open, performanya menurut Harry tidak buruk, hanya saja harus lebih teliti dan berani di poin-poin akhir. "Dan saya yakin Chico bisa meningkatkan itu semua. Hasilnya di Taiwan, Chico bisa juara. Bukti dia belajar dari evaluasi sebelumnya," jelasnya.

Chico, menurutnya, sangat menikmati permainan setiap turun di lapangan dan selalu berani mengambil keputusan. Di setiap kejuaraan, ada target tapi bukan beban, jadi harus diperjuangkan semaksimal mungkin. "Saya melihat Chico lebih banyak jaga mental dan pikirannya supaya rasa percaya diri dan ketenangannya bisa terus dikontrol dengan baik. Karena dari latihan, persiapannya sudah bagus dan maksimal," tandas Harry.

Bagi Chico, gelar juara Taiwan Open 2023 adalah gelar BWF World Tour kedua sepanjang kariernya. Sebelumnya, pebulu tangkis berumur 25 tahun tersebut meraih gelar BWF World Tour pertama kalinya di Malaysia Masters 2022. Saat itu, Chico mengalahkan NG Ka Long (Hong Kong), dua gim langsung, 22-20, 21-15.

Kemenangan kali ini juga memperpanjang rekor pertemuan atau head to head (H2H) Chico atas Su Li Yang. Secara keseluruhan, kedua pemain sudah bertemu sebanyak dua kali dan seluruhnya dimenangi Chico.

Ana/Tiwi Kalah

Kemenangan Chico gagal ditiru pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi. Pasangan yang akrab disapa Ana/Tiwi itu kalah setelah memimpin di gim pertama. Mereka harus mengakui keunggulan ganda putri Korea Selatan Lee Yu Lim/Shin Seung di final dengan rubber game 21-18, 17-21, 17-21.

Ganda putri Indonesia yang secara peringkat lebih unggul dibanding Lee/Shin itu memulai pertandingan dengan solid dan mampu mengemas kemenangan gim pertama. Sayangnya, pola permainan mereka mengendur dan lebih banyak menerima umpan serta serangan pada gim kedua. Kalah strategi dan tidak mampu keluar dari tekanan, membuat Ana/Tiwi kesulitan mencetak angka.

Bahkan di gim kedua ini, Ana/Tiwi tidak berkesempatan memimpin poin, kecuali pada gim poin pertama dengan skor 1-0. Selisih skor yang terpaut jauh memaksa Ana/Tiwi untuk melepaskan peluang kemenangan dua gim langsung.

Situasi mengecewakan terjadi di gim ketiga ketika Ana/Tiwi punya kesempatan menyabet gelar juara kedua bagi Indonesia. Ana/Tiwi mampu menjaga keunggulan 7-3, sebelum akhirnya diperketat oleh Lee/Shin yang bermain cukup ngotot melalui serangan-serangan dari zona depan.

Upaya Ana/Tiwi untuk mempertahankan keunggulan akhirnya tembus setelah Lee/Shin menyamakan kedudukan sebanyak empat kali pada skor 10-10 hingga 14-14. Situasi kritis jelang akhir gim itu dimanfaatkan ganda Korea untuk memaksa Ana/Tiwi bermain reli yang melelahkan. Hal tersebut membuat Ana/Tiwi kesulitan mengontrol permainan dan berbalik ditekan. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

56 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.