Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menhub Cek Kesiapan Lebaran di Bandara Soetta

📅 Sabtu, 30 Mar 2024, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menhub Cek Kesiapan Lebaran di Bandara Soetta Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi melakukan "Ram Check" moda transportasi udara di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Banten.

TANGERANG - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi memastikan kesiapan pelayanan angkutan penumpang Lebaran di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, dalam menghadapi arus mudik bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1445 Hijriah/2024 Masehi.

Dalam peninjauan kesiapan Bandara Soetta menghadapi arus mudik Lebaran itu, Menhub Budi didampingi oleh para Direktur Teknis di lingkungan Ditjen Hubud dan Kepala Otoritas Bandara Wilayah I ke area Terminal 3 dan 2 Bandara Soetta.

"Berdasarkan data terkini akan mulai terjadi lonjakan penumpang di bandara tersebut. Terdapat kurang lebih sekitar 193 juta penumpang penerbangan atau meningkat sebesar 50 persen," katanya di Tangerang, Jumat (29/3).

Adapun untuk mengatasi terjadinya lonjakan penumpang itu, Kementerian Perhubungan memerintahkan agar petugas bandara di area drop off ditambah guna menghindari antrean panjang.

Selain itu, sebagian besar counter check in saat ini akan difungsikan hanya sebagai tempat untuk meletakkan bagasi.

"Mudik kali ini memang peningkatannya besar ada sekitar 193 juta yang akan mudik atau sebesar 50 persen. Oleh karenanya, kita harus siap untuk menghadapi mudik Lebaran ini," ucap Budi.

Ia juga menyebutkan jika secara keseluruhan semua prosedur penerbangan berjalan aman terkendali dan fasilitas bandara berfungsi optimal.

"Dilihat dari suatu fakta di lapangan, dari pemesanan tiket yang terjadi, dan ini berdasarkan survei bahwa pemesanan tiket ini terjadi pada H-3 Lebaran Idul Fitri 2024," katanya.

Cuaca Ekstrem

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten menyiapkan langkah strategis untuk mengantisipasi dampak bencana yang terjadi menjelang arus mudik dan balik libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten Nana Suryana di Serang, Banten, Jumat, mengatakan hampir di seluruh kabupaten dan kota di Banten masuk dalam kategori rawan banjir dan longsor di antaranya seperti di Kabupaten Lebak, Pandeglang, wilayah Serang, dan sebagian kecil di wilayah Tangerang.

Sementara wilayah berpotensi tsunami yakni di Kabupaten Lebak, Cilegon, Pandeglang, dan Serang.

"Hampir semua titik di Banten rawan banjir. Longsor lebih banyak di Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, sebagian kecil di wilayah Tangerang. Potensi tsunami ada di Lebak, Cilegon, Pandeglang, dan Serang," katanya.

BPBD Banten mendapatkan suplai informasi cuaca kemaritiman, pelayaran, gelombang tinggi, kecepatan dan terkait cuaca melalui BMKG sebagai panduan untuk melakukan perjalanan khususnya pelayaran jalur laut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.