Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

CDC: Kasus Flu Burung di Kamboja Bukan dari Virus H5N1 Clade Baru

📅 Senin, 27 Feb 2023, 14:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
CDC: Kasus Flu Burung di Kamboja Bukan dari Virus H5N1 Clade Baru Doc: CNA/AP/Heng Sinith
Ket. Sekelompok bebek berenang di kolam di peternakan desa Snoa di luar Phnom Penh, Kamboja, Kamis, 23 Februari 2023.

PHNOM PENH - Virus flu burung H5N1 yang menginfeksi dua warga Kamboja telah diidentifikasi sebagai clade endemik flu burung yang beredar di negara itu, kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS.

Kasus-kasus yang dilaporkan minggu lalu telah menimbulkan kekhawatiran bahwa penyakit itu disebabkan oleh H5N1 jenis baru, clade 2.3.4.4b, yang muncul pada 2020 dan telah mencatat rekor jumlah kematian burung liar dan unggas peliharaan dalam beberapa bulan terakhir.

Tetapi dari upaya yang dilakukan sejauh ini menunjukkan, bukan itu masalahnya.

Pengurutan genetik awal yang dilakukan di Kamboja membuat kementerian kesehatan Kamboja mengidentifikasi virus sebagai H5 clade 2.3.2.1c, yang telah beredar di Kamboja pada burung dan unggas selama bertahun-tahun dan secara sporadis telah menyebabkan infeksi pada manusia, kata CDC dalam sebuah pernyataan, Sabtu (25/2).

"Ya, ini adalah jenis flu burung yang lebih tua yang telah beredar di sekitar wilayah ini selama beberapa tahun dan meskipun telah menyebabkan infeksi pada manusia di masa lalu, belum terlihat menyebabkan penularan dari manusia ke manusia. Namun, tidak berarti ancamannya berkurang," kata Erik Karlsson, Direktur Pusat Influenza Nasional Kamboja dan penjabat kepala virologi di Institut Pasteur du Cambodge, yang mengurutkan virus tersebut.

Karlsson menambahkan, respons cepat perlu dikoordinasikan untuk mencegah penyebaran lebih lanjut dan membatasi paparan ke sumber umum mana pun.

Penyelidikan sedang berlangsung, kata CDC. Sejauh ini tidak ada indikasi penyebaran dari orang ke orang, tambah CDC.

Kamboja melakukan tes virus H5N1 terhadap 12 orang pada pekan lalu setelah seorang anak perempuan 11 tahun meninggal akibat virus tersebut. Kasus ini merupakan penularan pertama ke manusia di negara itu sejak satu dekade.

Ayah korban, salah satu yang kontak erat dengan gadis itu, dinyatakan positif terkena virus, tetapi ia tidak menunjukkan gejala apa pun, kata Menteri Kesehatan Kamboja Mam Bunheng dalam sebuah pernyataan, Jumat lalu.

Hanya kasus gadis itu yang telah diurutkan dan kasus ayahnya masih dalam proses, kata Karlsson.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sedang bekerja dengan pihak berwenang Kamboja untuk menindaklanjuti kasus tersebut. WHO menggambarkan situasi ini mengkhawatirkan karena kasus pada burung dan mamalia meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

54 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.