Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cat Kuku Warna Merah, Kate Middleton jadi Perbincangan

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 10:13 WIB | Oleh:
Cat Kuku Warna Merah, Kate Middleton jadi Perbincangan Doc: Getty Images
Ket. Ilustrasi.

Kate Middleton menarik perhatian penikmat fashion ketika menghadiri misa Paskah bersama Pangeran William, dan ketiga anaknya di Kastil Windsor pada akhir pekan lalu.

Pasalnya, Kate Middleton terlihat menghias kuku jari-jari tangannya dengan cat kuku berwarna merah yang mencolok. Padahal, bangsawan senior secara tradisional menghindari mewarnai kuku mereka dengan warna apa pun selain warna-warna yang mencerminkan kuku alami.

Getty Images

Menurut Vogue, aturan ini berlaku lantaran mendiang Ratu Elizabeth terkenal menyukai warna netral. Atas dasar itu, mereka yang mengenakan cat kuku berwarna lain selain warna netral alami akan dianggap oleh media dan pers sebagai bentuk pemberontakan.

Princess Diana misalnya. Ketika Princess of Wales itu melangkah keluar dengan "gaun balas dendam" atau "revenge dress" di Galeri Serpentine pada tahun 1994, dia memasangkan desain dress off-the-shoulder dari Christina Stambolian dengan cat kuku berwarna merah.

Stambolian kemudian menyebut kemarahan Diana yang justru memilih mengenakan cat kuku berwarna merah yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

"Dia benar-benar marah… Dia mengenakan enamel kuku merah cerah, yang belum pernah kami lihat sebelumnya. Dia berkata: 'Mari kita menjadi jahat malam ini,'" ujarnya seperti dikutip dari Vogue.

Hal yang sama tentu tidak berlaku pada Kate. Alih-alih menganggapnya sebagai pemberontak kerajaan, media menyebutnya tengah keluar dari zona nyaman.

Hadir bersama Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis, Kate memilih kembali mengenakan mantel panjang berwarna biru kobalt dari desainer ternama Catherine Walker. Menurut Vogue, mantel itu sebelumnya pernah Kate kenakan ketika merayakan Hari Persemakmuran 2022.

Untuk penampilannya kali ini, Kate memilih topi dan tas tangan serasi yang juga berwarna biru kobalt.

Kate memang tengah membuat kebiasaan untuk memakai penampilan atau fashion item yang sama berulang kali dalam upaya untuk mendukung pendekatan fashion yang berkelanjutan bagi keluarga kerajaan.

"Sangat penting bagi kami untuk mengatasi seluruh masalah seputar cara kami memproduksi pakaian," katanya kepada Edward Enninful dari British Vogue pada tahun 2020.

"Begitu banyak proses dalam pembuatan tekstil melibatkan bahan kimia beracun yang merusak lingkungan secara besar-besaran. Lalu ada semua sampah dan membuang pakaian ke tempat pembuangan sampah, itulah mengapa sangat penting jika kita akan mengatasi tantangan global yang sangat besar seputar pemanasan global dan perubahan iklim. Kita harus mendekarbonisasi dan meningkatkan dampak yang kita miliki dalam hal polusi di dunia," sambung Kate.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

57 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.