Bupati Bantul ajak generasi muda warisi karakter leluhur
📅 Minggu, 20 Jul 2025, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara Foto
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengajak generasi muda di daerah ini untuk mewarisi karakter leluhur bangsa yang memiliki jiwa ksatria dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
"Diharapkan dengan spirit baru ini, yaitu 'Bantul Bumi Satriya', seluruh warga Bantul terutama generasi mudanya hendaknya dapat mewarisi karakter sifat para leluhur kita," kata dia usai mengikuti Upacara Hari Jadi Ke-194 Kabupaten Bantul di Lapangan Trirenggo Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu.
Ia mengatakan terdapat lima karakter dan sifat yang dimiliki para leluhur bangsa, sehingga kabupaten ini bisa berdiri, maju masyarakatnya sejahtera dan menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Karakter tersebut, adalah "golong gilig, sawiji, greget, sengguh, ora mingkuh" semboyan yang mengandung nilai-nilai luhur dalam budaya Jawa, khususnya konteks kepemimpinan dan pemerintahan, dan menjadi bagian dari nilai-nilai budaya "Satriya" diterapkan di Yogyakarta.
"Lima karakter inilah yang akan terus kita sosialisasikan, kita injeksikan ke dalam jiwa warga Bantul, agar tidak terlepas dari para leluhur mereka, leluhur kita yaitu para satria yang berjasa kepada negara," kata Bupati Halim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan peringatan hari jadi daerah ini menjadi peringatan paling sakral dalam tradisi masyarakat Bantul, diikuti seluruh aparatur birokrasi di lingkungan Pemkab Bantul, mulai tingkat kabupaten hingga kelurahan, juga dihadiri anggota DPR, DPD, DPRD DIY dan kabupaten, juga para mantan bupati setempat.
"Dan ini menunjukkan bahwa kita ini punya keinginan yang sama, punya ikatan yang sama bagaimana warga Bantul bersama sama mewujudkan Bantul yang maju yang masyarakatnya sejahtera," katanya.
Dengan demikian, kata dia, tema Hari Jadi Ke-194 Bantul yaitu "Bantul Bumi Satriya Sawiji Ambeka Kertaning Projo", Bantul bumi satriya, karena memang warga Bantul mengalir di dalam tubuhnya DNA satria.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya pastikan DNA-nya warga Bantul itu DNA satria, sejarah menguatkan kesimpulan ini, di mana ratusan ribu warga Bantul telah terlibat di dalam perjuangan kemerdekaan, mulai dari Sultan Agung, Pangeran Diponegoro, Hamengku Buwono IX, bersama Jenderal Sudirman," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!